Berita Jatim

PT Petrogas Jatim Utama Cendana Gandeng LMI Bangun Air Bersih di Madura

LMI bersama PT Petrogas Jatim Utama Cendana meresmikan program sumur bor di Madrasah Raudhatul Ulum yang berlokasi di Desa Kanegarah Bangkalan

Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
PT Petrogas Jatim Utama Cendana gandeng LMI bangun air bersih di Madura 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN- LMI bersama PT Petrogas Jatim Utama Cendana meresmikan program sumur bor di Madrasah Raudhatul Ulum yang berlokasi di Desa Kanegarah Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan, Jumat (2/12/2022).

Sebuah madrasah sederhana dengan jumlah santri 60 anak yang mempunyai cita cita mulia yaitu menjadi hafidz Quran.

Air mempunyai peran penting dalam setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali di Madrasah Raudhatul Ulum. Setiap hari air digunakan untuk konsumsi, bersih diri, berwudhu dan untuk keperluan lainnya.

Secara umum air dari sumur bor ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga Desa Kanegarah.

Sulitnya mendapatkan air saat kemarau juga memberikan dampak bagi warga desa.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Rista Histiningsih selaku Manager finance & Accounting PT Petrogas Jatim Utama Cendana, manager area LMI Madura Raya Bapak Yanuar Dwi Prianto, aperatur desa dan Bapak Ozi Riyanto selaku deputi pemasaran dan kemitraan LMI mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana atas kerja samanya dan memberikan bantuan nyata kepada keluarga yang membutuhkan.

"Alhamdulillah saat ini warga tidak khwatir akan ketersediaan air bersih. Mereka bisa menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa menjadi amal jariyah,” ujar Ozi.

Rista Histiningsih Sangat mengungkapkan apresisai atas kolaborasi kebaikan bersama LMI.

Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-76 Polres Kediri Gelar Bakti Sosial, Vaksin Gratis hingga Khitan Massal

"Tidak hanya di bab bantuan sumur saja, akan tetapi kedepannya Insya Allah kita kolaborasi lagi di bab bantuan UMKM yang menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat," ujar Rista

Disampaikan oleh Muhammad Anwar salah satu perangkat desa yang hadir pada acara peresmian tersebut, bahwa hampir tiap bulan warga Desa Kanegarah yang berjumlah 511 KK selalu pusing saat kemarau untuk memdapatkan air.

Cara satu-satunya adalah membeli air dengan harga Rp350.000/tanki yang digunakan oleh warga desa bersama sama, dan harga tersebut terbilang sangat mahal bagi mereka.

Semoga dengan adanya program sumur bor di Madrasah Raudhatul ulum desa Kanegarah ini bisa mengurangi kesulitan warga desa dan para santri untuk memdapatkan air yang layak konsumsi serta memudahkan aktifitas sehari hari mereka yang sangat bergantung pada air.

"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para donatur LMI dan Mitra yang telah mengsuport program ini, semoga menjadiladang pahala baginya, amin," ucap Anwar.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved