Berita Malang

Refleksi Kinerja dan Prestasi Kota Malang 2022, Pemkot Optimis Sambut 2023

Tak terasa tahun 2022 yang penuh dinamika kini menyisakan hitungan hari. Dilandasi kesadaran akan tantangan yang makin beragam Kota Malang pun siap me

Editor: Ndaru Wijayanto
Diskominfo Kota Malang
Walikota Malang, Drs H Sutiaji menerima penghargaan penghargaan SNI Pasar Rakyat dari Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tak terasa tahun 2022 yang penuh dinamika kini menyisakan hitungan hari. Dilandasi kesadaran akan tantangan yang makin beragam Kota Malang pun siap menatap cakrawala baru tahun 2023 dengan berbagai modal capaian dan sepanjang 2022 yang menumbuhkan optimisme.

Dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia, dua gedung SMPN baru dibangun. Juga ratusan beasiswa hingga tingkat mahasiswa diberikan pada warga kurang mampu. Digitalisasi layanan perpustakaan menjadi catatan kemajuan lainnya. 

Pada aspek kesehatan, lebih dari 100 miliar rupiah anggaran dialokasikan untuk memastikan jaminan kesehatan masyarakat mencapai standar Universal Health Coverage (UHC)

Sementara itu program imunisasi BIAN pun telah melampaui target 95 persen anak-anak. Dan stunting berhasil diturunkan dari 9,41 persen (2021) ke 8,62 persen (2022).

"Seringkali kita hanya fokus pada pembangunan fisik. Padahal pembangunan sumber daya manusia justru utama. Inilah mengapa Kota Malang mengalokasikan ratusan miliar untuk pendidikan dan kesehatan yang hasilnya inshaallaah bisa dirasakan semua", ujar Sutiaji, Wali Kota Malang.

Dampaknya, kinerja Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik hingga 82,71 atau melebihi target dan menjadi yang terbaik kedua di Jawa Timur.

Adapun agenda pemantapan pemulihan ekonomi juga terus digenjot. Malang Creative Center (MCC) telah dibangun dan kini dalam proses penataan fasilitas penunjang sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif. 

Wali kota Sutiaji pun mengapresiasi animo dan perhatian masyarakat yang begitu besar saat MCC menggelar event pra peresmian seperti Dekranasda Fest 2022 dan Festival Mbois 7 awal Desember lalu.

Tak hanya itu, revitalisasi pasar tahun ini giliran menyentuh Pasar Kotalama dan Madyopuro.  Bahkan Pasar Klojen mendapat penghargaan sebagai Pasar Ber-SNI secara nasional.   Penataan Kawasan Kayutangan Heritage juga telah memasuki tahap finalisasi.

Sementara itu, untuk mendorong UMKM naik kelas, lebih dari 40 persen belanja Pemkot Malang diprioritaskan untuk UMKM lokal. Ratusan kegiatan pelatihan dan event, kemudahan berusaha, dan aplikasi jobfair online juga telah menjangkau ribuan warga.

Hasilnya, ekonomi tumbuh dan inflasi terkendali.  Pengangguran yang acap menjadi isu utama Kota Malang pun berhasil diturunkan hampir 2 persen dari 9,65 persen (2021) menjadi 7,66 persen (2022). 

Berbagai program perlindungan sosial dan pembangunan inklusif makin dirasakan kelompok rentan.  Konsistensi menghadirkan bantuan seperti bedah rumah, bantuan langsung tunai, rantang kasih lansia, subsidi bahan pokok, hingga alokasi anggaran khusus kelompok rentan di tiap kelurahan berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 4,62 persen (2021) menjadi 4,37 persen (2022).

Tak kalah penting, komitmen Reformasi Birokrasi melahirkan perbaikan pada berbagai sektor layanan.  Mulai dari pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka yang menyediakan 197 layanan, digitalisasi berbagai layanan, hingga penerapan sistem merit dan akuntabilitas kinerja. 

Tak pelak, Kota Malang pun meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional. Total sepanjang tahun 2023 sebanyak 29 penghargaan tingkat nasional dan 13 penghargaan tingkat provinsi dibawa pulang ke Kota Malang. 

Termasuk diantaranya keberhasilan mempertahankan status WTP 11 kali berturut-turut, 3 Besar Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah, Nilai SAKIP A, Anugerah Revolusi Mental,  hingga raihan Anugerah Media Humas.

Di tengah berbagai kemajuan dan prestasi yang diraih, Wali Kota Sutiaji memastikan bahwa seluruh jajaran Pemkot Malang sadar dan siap terus berbenah dan bersinergi dalam upaya menuntaskan Visi Kota Malang Bermartabat.

"Masih banyak PR yang harus dikejar. Harapan masyarakat yang begitu tinggi, harus dijawab dengan kinerja yang makin apik.  Kita gas di sisa periode RPJMD kali ini, tentunya harus dengan kolaborasi para pihak", tegas Sutiaji.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved