Berita Blitar

Suami di Blitar Tewas Pegang Rumput dan Sabit, Istri Nangis Histeris di Hutan: Tak Ada Firasat

Seorang istri menemukan suaminya tewas memegang rumput dan sabit di tengah hutan. Si istripun menangis histeris.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/IMAM TAUFIQ
Polisi mendatangi rumah sepasang suami istri, Misran (51) dan Yatemi (50), warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Blitar. Sang suami tewas memegang rumput dan sabit, Kamis (12/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kemesraan sepasang suami istri ini, Misran (51) dan Yatemi (50), warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Blitar, yang pergi ke mana-mana selalu berdua, Rabu (11/1/2023) sore kemarin, akhirnya harus berpisah dengan memilukan.

Sebab, tanpa diketahui penyebabnya, Misran ditemukan tewas dengan kondisi masih memegang rumput dan sabit di tangannya.

Yang menemukan jasad korban itu adalah istrinya sendiri karena sengaja mencarinya.

Begitu menemukan suaminya sudah tak benyawa, Yatemi langsung menjerit histeris meski jeritannya itu tak akan terdengar orang lain.

Sebab, jasad korban ditemukan di tengah hamparan tanaman warga, yang merupakan lahan hutan Sumbergondo atau berjarak sekitar 2 km dari rumah korban atau kampung terdekat.

"Yang menemukan istrinya sendiri, sehingga langsung menangis sejadi-jadinya di tengah tegalan yang sepi orang itu," kata AKP Heru Susanto, Kapolsek Gandusari, Kamis (12/1/2023).

Baca juga: Nasib Tragis Siswi SMK di Pasuruan, Tewas Tertabrak Kereta Api, Teriakan Warga Tak Dihiraukan

Penyebab kematian korban yang mendadak itu, menurut Heru, belum diketahui karena selama ini korban diketahui sehat-sehat saja.

Bahkan juga tak punya keluhan apapun.

Sebab, dia itu pekerja keras.

Siang itu, seperti kebiasaannya setiap hari, kalau usai dari tegalan, kadang pulang sebentar untuk makan lalu berangkat lagi mencari rumput.

Bahkan, bukan hanya bepergian namun baik ke tegalan atau mencari rumput, ia selalu berdua dengan istrinya.

Bukan sekadar ditemani namun istrinya juga ikut mencari rumput, supaya cepat mendapatkan rumput yang diinginkan sehingga bisa cepat pulang.

"Mereka jalan kaki meski lokasi yang dituju itu cukup jauh dari kampungnya (di lahan perkebunan namun ditanami berbagai macam jenis tanaman karena lokasinya sangat luas atau ratusan hektare)," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved