Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dari Dulu Jarang Tersorot, Ternyata Anak Kedua Soeharto Hartanya Melejit, Meski Tenang Tapi Berjasa

Dari dulu jarang tersorot, ternyata anak kedua Soeharto hartanya melejit dan meskipun diam tetapi tetap berjasa.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Instagram/Tutut Soeharto via Grid.ID
Potret keluarga cendana yang pernah menjadi sorotan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dulu 

Selain itu, dirinya juga pernah menjadi Kepala Project Officer PSSI dan Ketua Harian Galatama PSSI.

Bisnisnya bergerak di berbagai industri termasuk, perkebunan, pertambangan, dan perhotelan melalui bendera Grup Arseto.

Sebelumnya ramai diberitakan perusahaan asal Singapura Mitora Pte.Ltd menggugat anak-anak Soeharto, berikut daftar kekayaan anak soeharto

Selain Keluarga Cendana pihak lainnya adalah Yayasan Harapan Kita, Soehardjo Soerbakti, Sekretariat Negara Republik Indonesia, Pengurus Taman Mini Indonesia Indah, dan Kantor Pertanahan Jakarta Pusat.

Perusahaaan Singapura ini menuntut para tergugat dengan nilai total Rp 584 miliar.

Baca juga: Cerita Kapolri Jujur yang Diberhentikan Soeharto, Semua Demi Bela Nasib Korban Perkosaan

Mengutip dari 99.co yang terbit pada 1 November 2020, Sigit diperkirakan memiliki aset US$ 455 juta.

Sejumlah aset yang ia miliki, antara lain 16 persen saham di BCA, 10 persen di Nusamba Group yang mengelola Astra, serta ia pun mengelola perusahaan angkutan udara.

Sigit Harjojudanto adalah anak kedua atau adik dari Mbak Tutut.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Sigit juga tokoh olahraga nasional.

Baca juga: Sempat Tak Digubris, Ucapan Soeharto ke Soekarno sebelum Jatuh Terbukti Saat Terjadi G30S/PKI

Sigit Harjojudanto mulai mendirikan klub sepak bola Arseto pada tahun 1978.

Sigit Harjojudanto kemudian menjadi Ketua Harian Liga Sepak Bola Utama (Galatama), Kepala Proyek PSSI, dan Ketua I PB PSSI.

Seksi Olah Raga (SIWO) PWI Jaya kemudian memilihnya sebagai Pembina Olah Raga Terbaik 1983, karena dinilai berjasa dalam pembinaan sepak bola di Indonesia.

Sigit juga merintis PSSI Garuda terdiri dari 30 pemain hasil pengamatan dari turnamen sepak bola delapan klub di Yogyakarta ia bawa ke Jakarta.

Dari 20 terbaik, mereka bukan saja dilatih secara baik, tetapi juga dibiayai sekolahnya.

Hasilnya, PSSI Garuda meraih posisi kedua perebutan Piala Raja 1983 di Thailand.

Para anak Soeharto yang kini sudah semakin tua
Para anak Soeharto yang kini sudah semakin tua (Instagram/Tutut Soeharto)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved