Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dari Dulu Jarang Tersorot, Ternyata Anak Kedua Soeharto Hartanya Melejit, Meski Tenang Tapi Berjasa

Dari dulu jarang tersorot, ternyata anak kedua Soeharto hartanya melejit dan meskipun diam tetapi tetap berjasa.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Instagram/Tutut Soeharto via Grid.ID
Potret keluarga cendana yang pernah menjadi sorotan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dulu 

Sigit memimpin kesebelasan Indonesia pada pertandingan pra-Olimpiade Grup III Asia Oseania di Singapura, Oktober 1983.

Sigit berhasil mengantar PSSI Garuda yang tampil dalam babak kualifikasi grup I Piala Asia ke-8 di Stadion Utama Senayan, Jakarta, berhasil menang 2-1 atas Thailand.

Anak-anak Soeharto memang dikenal hobi mencuri perhatian dengan kontroversi yang ada.

Misalnya saja seperti yang baru-baru ini viral.

Ketika tiga dari anak Soeharto ditagih utang oleh Menkeu Sri Mulyani.

Baca juga: Haul ke-15 Presiden RI Kedua, Golkar Jatim Gaungkan Soeharto Layak Pahlawan Nasional

Dikutip dari Kompas.com, sebagai bendahara negara, Menteri Keuangan Sri Mulyani ditugasi menagih piutang kepada sejumlah debitur yang dinilai belum melunasi kewajibannya terhadap pemerintah.

Beberapa pihak yang kewajibannya masih dikejar Sri Mulyani adalah Keluarga Cendara.

Utang-utang tersebut merupakan sisa warisan dari era Pemerintahan Orde Baru yang hingga kini proses pelunasannya masih terkatung-katung.

Nah berikut ini 3 anak mantan Presiden Soeharto yang memiliki utang ke pemerintah dan saat ini masih dalam proses penagihan:

Foto keluarga cendana, Soeharto dan anak-anaknya
Foto keluarga cendana, Soeharto dan anak-anaknya (Tribun Manado)

1. Bambang Trihatmodjo

Utang Bambang Trihatmodjo tersebut bermula dari penyelenggaraan SEA Games XIX Tahun 1997.

Putra mantan Presiden Soeharto tersebut itu merupakan ketua konsorsium swasta yang ditunjuk pemerintah Orde Baru menjadi penyelenggara gelaran olahraga antar-negara ASEAN di Jakarta.

Konsorsium mempunyai tugas antara lain menyediakan dana untuk penyelenggaraan SEA Games XIX Tahun 1997.

Kementerian Sekretariat Negara, menyebutkan saat itu rupanya konsorsium swasta kekurangan dana sehingga harus ditalangi oleh pemerintah sebesar Rp 35 miliar.

Disebutkan, negara saat itu harus menalangi kekurangan dana dari pihak konsorsium swasta sebesar Rp 35 miliar yang akhirnya menjadi utang yang terus ditagih pemerintah hingga saat ini.

Bambang Trihatmodjo, Khirani Trihatmodjo, dan Mayangsari
Bambang Trihatmodjo, Khirani Trihatmodjo, dan Mayangsari (Instagram/mayangsari_official)

Baca juga: Potret 5 Saudara Perempuan Mayangsari yang Jarang Tersorot, Gaya Juga Bak Sosialita Penuh Kemewahan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved