Berita Gresik
Usai Salat Idul Fitri, Warga di Pulau Bawean Gresik Kebanjiran, Satu Jembatan Rusak
Usai salat Idul Fitri 2023, warga di Pulau Bawean Gresik kebanjiran, satu jembatan rusak diterjang banjir.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga di Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, kebanjiran, Sabtu (22/4/2023).
Air mulai menggenang setelah salat Idul Fitri.
Diketahui, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.
Jalan di Dusun Bengkosobung, terendam air sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Desa Sawahmulya, Raden Mohammad Nur mengatakan, ketinggian air sekitar 5 centimeter mulai masuk ke pekarangan rumah warga.
Air juga berasal dari luapan Sungai Gunung Malokok.
"Air masuk ke pekarangan rumah, ada satu jembatan rusak diterjang banjir," ucapnya.
Raden, sapaan akrabnya mengimbau kepada masyarakat untuk siaga tetap di rumah masing-masing.
Sebab, debit air semakin tinggi. Saat ini belum ada rumah yang terdampak.
Jika hujan yang mengguyur tak kunjung reda, dikhawatirkan debit air semakin tinggi.
Seorang warga, Abdul menambahkan, kondisi banjir di dusun tersebut disebabkan Sungai Gunung Malokok yang mengalami kedangkalan.
Abdul mengaku memilih siaga berdiam di rumah.
"Kami sekarang memilih siaga di rumah. Khawatir air naik masuk ke dalam rumah," tukasnya.
Baca juga: Hujan Lebat 2 Jam, Banjir Bandang Landa Desa Ngantru di Malang, Area Persawahan Terendam Lumpur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-di-Desa-Sawahmulya-Kecamatan-Sangkapura-Pulau-Bawean-Gresik-kebanjiran.jpg)