Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kecelakaan

Kecelakaan Maut di Surabaya, Dibonceng, Mahasiswi Jatuh Terjerembap ke Aspal, Nyawa Tak Tertolong

Kecelakaan maut di Surabaya, dibonceng naik motor, mahasiswi asal Malang terjerembap ke aspal, pertolongan medis tak dapat selamatkan nyawanya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petugas BPBD Kota Surabaya mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Darmo, Tegalsari, Keputran, Surabaya, Selasa (2/5/2023). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terjadi kecelakaan maut di Surabaya, Selasa (2/5/2023). 

Kecelakaan tunggal yang dialami pemotor itu terjadi di Jalan Raya Darmo No 93, Tegalsari, Keputran, Surabaya, sekitar pukul 05.12 WIB.

Akibat kecelakaan maut di Surabaya itu, satu orang tewas.

Korban tewas adalah seorang mahasiswi, berinisial BNS (20) warga Kelurahan Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang. 

Insiden tersebut terjadi saat korban dibonceng oleh temannya, laki-laki berinisal BM (17) warga Tanjung Perak, Pabean Cantikan, Surabaya

Kabid Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Buyung Hidayat menerangkan, insiden kecelakaan tunggal itu, bermula saat keduanya berboncengan motor dengan mengendarai Honda Beat bernopol N-6211-AAC.

Motor yang dikendarai kedua orang itu, melaju dari arah utara kawasan Pandegiling, Tegalsari, Surabaya, menuju ke arah selatan Darmo, Wonokromo, Surabaya

Setibanya tepat di depan toko penjual interior dan ornamen hiasan rumah, pemotor Honda Beat dikagetkan dengan adanya manuver pengereman mendadak yang dilakukan motor tak dikenal di depannya. 

Baca juga: Usai Amankan May Day, Dua Truk Brimob Alami Kecelakaan Beruntun dengan Innova di Bojonegoro

Akibatnya, lanjut Buyung Hidayat, pemotor Honda Beat juga melakukan manuver pengereman serupa secara mendadak untuk menghindari benturan.

Namun, justru manuver tersebut membuat bodi motor Honda Beat terpelanting oleng lalu terjatuh. 

Korban BNS terjerembap ke aspal, dengan posisi kepala terlebih dahulu membentur aspal hingga terluka parah, dan helm pelindungnya terlepas. 

"Menurut keterangan korban (pengendara motor), korban melaju dari arah utara ke selatan, setibanya di TL Jalan Darmo depan Halim Interior ada pengendara lain yang tiba-tiba berhenti mendadak, sehingga korban mengerem mendadak, lalu kendaraannya oleng dan terjatuh," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (2/5/2023). 

Korban yang mengalami luka parah semula telah mendapat pemeriksaan dan penanganan awal medis oleh Tim BPBD dan TGC Pusat. 

Baca juga: Kecelakaan Adu Banteng Elf dan Bus di Ponorogo, Mobil Melaju Terlalu ke Kanan di Tikungan

Namun, nyawa korban yang mengalami luka parah di kepala tak tertolong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved