Berita Sidoarjo

Pamit Belajar Kelompok, Siswi SMP di Sidoarjo Diajak ke Semak-semak, Pulang Setengah Sadar

Kasus pencabulan kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini korbannya adalah seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMP.

|
Penulis: M Taufik | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/M Taufik
Tersangka pencabulan terhadap siswa SMP di Sidoarjo saat digelandang petugas Polresta Sidoarjo 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Kasus pencabulan kembali terjadi di Sidoarjo.

Kali ini korbannya adalah seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMP.

Siswi berusia 15 tahun yang tinggal di Kawasan Kecamatan Waru, Sidoarjo itu dicabuli oleh pria berusia 21 tahun, juga warga Waru, yang merupakan kakak dari teman korban  . 

Modusnya, pelaku mengajak pelaku keluar kemudian mencekokinya dengan minuman keras.

Setelah korban mabuk, pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu kemudian melancarkan nafsu bejatnya.

Pelajar SMP itu dicabuli di semak-semak dekat tempat pembuangan sampah di kawasan Waru, Sidoarjo

Karena dalam kondisi mabuk berat, korban tak kuasa untuk melawan. Apalagi kabur dari perbuatan bejat itu.

“Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Dan berdasar laporan itulah petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelakunya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Kamis (1/6/2023). 

Baca juga: Kasus Tabib Cabul di Malang, Warga Ungkap Sosok Pelaku Sehari-hari: Kaget dan Tidak Menyangka

 

Baca juga: Siasat Guru di Surabaya Nodai Siswinya, Modus Belajar Indera Perasa: Tebak Benda yang Masuk ke Mulut

Ceritanya, korban dan pelaku sudah kenal sejak bulan Maret lalu.

Korban merupakan teman dari adik pelaku, dari sanalah perkenalan itu bermula sampai keduanya akrab.

Hari Minggu sore kemarin, korban ke rumah temannya itu untuk belajar kelompok.

Karena sampai malam tidak pulang dan ponselnya tak bisa dihubungi, orangtua korban pun mencarinya.

Sekira pukul 19.30 WIB, orangtua korban mendatangi rumah teman korban yang juga merupakan tempat tinggal pelaku.

Di sana orangtua korban bertemu dengan pelaku dan menanyakan keberadaan korban.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved