Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

LPEM FEB UI: Integrasi GoTo Bantu Mitra Pertahankan Pendapatan di Tengah Pulihnya Kegiatan Offline

Hasil kajian LPEM FEB UI: Integrasi GoTo bantu mitra pertahankan pendapatan di tengah kembali pulihnya kegiatan offline.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
(Kiri-kanan) Prani Sastiono, Peneliti LPEM dan Asisten Profesor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Tanah Sullivan, Head of Sustainability Grup GoTo, dan Chaikal Nuryakin, Kepala LPEM FEB UI dalam acara peluncuran kajian terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) terhadap mitra GoTo di Jakarta Selatan (20/6/2023). 

Head of Sustainability Grup GoTo, Tanah Sullivan mengapresiasi hasil penelitian dari LPEM FEB UI  tersebut.

“Sejak kami berdiri, semangat kami adalah mempermudah berbagai lapisan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi melalui teknologi. Kami di GoTo punya komitmen Nol Hambatan (Zero Barriers) yaitu menghilangkan hambatan untuk tumbuh dan berkembang di ekosistem kami, baik bagi mitra pengemudi, pedagang dan konsumen,” ujarnya.

Sebagai contoh, di tahun 2022 GoTo meluncurkan berbagai kegiatan untuk meningkatkan inklusi keuangan para mitra pengemudi dengan cara menguji coba akses ke pinjaman mikro, melakukan program literasi keuangan, dan mengembangkan sistem penilaian kredit untuk lebih meningkatkan akses mitra pengemudi ke pinjaman non-predatory.

Sementara, untuk mitra pedagang, GoTo mengembangkan inisiatif hyperlocal, guna membantu pedagang mendapatkan order yang lebih banyak dari konsumen yang lokasinya lebih dekat.

Lebih lanjut, kajian juga menemukan, GoTo telah berperan dalam mendorong partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi.

“Kami melihat di ekosistem GoTo memberi peluang bagi perempuan untuk memiliki kesempatan berkontribusi dalam kegiatan perekonomian melalui berbagai peluang yang ditawarkan, sehingga ini bisa membantu mendorong kesetaraan gender,” ujarnya.

Ekosistem GoTo dapat membantu mewujudkan kesetaraan gender melalui penciptaan kesempatan kerja bagi perempuan.

Para mitra pedagang dan penjual di ekosistem GoTo biasanya mempekerjakan 2-3 pekerja, dengan lebih dari 50 persennya adalah pekerja perempuan.

Baca juga: GoTo Umumkan IPO di Bursa Efek Indonesia, Berharap Dapat Himpun Pendanaan Capai Rp 15,2 T

“Meskipun mayoritas dari keseluruhan mitra GoTo adalah laki-laki, proporsi mitra laki-laki dan perempuan di antara mitra pedagang dalam ekosistem GoTo cukup seimbang, khususnya proporsi pemilik bisnis. Selain itu, baik laki-laki dan perempuan punya proporsi yang sama dalam menjadi pemilik usaha di ekosistem GoTo,” ungkap Chaikal.

Dampak dari penggabungan perusahaan diperoleh dari hasil survei pendapatan mitra driver dan mitra UMKM yang dilakukan pada akhir Desember 2022 hingga Januari 2023 dengan distribusi sampel yang mencerminkan populasi mitra GoTo.

Survei dilakukan pada mitra driver GoTo dengan total sampel sebanyak 3.814 orang dari delapan wilayah kerja di Indonesia yang mencakup beberapa kota besar. Ukuran sampel memiliki margin of error sekitar 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara, survei pada mitra UMKM Gojek dilakukan dengan total sampel sebanyak 3.615 orang. Ukuran sampel memiliki margin of error sekitar 2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei pada mitra UMKM Tokopedia dilakukan pada bulan Januari 2023 dengan total sampel sebanyak 1.496 orang yang berasal dari seluruh Indonesia, namun distribusi sampel masih terfokus di Pulau Jawa. Ukuran sampel memiliki margin of error sekitar 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved