Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Penangkapan Maling Motor di Surabaya

BREAKING NEWS: Sopir Truk Gagalkan Upaya Pelarian Komplotan Curanmor yang Sudah Beraksi di 20 TKP

Video sopir truk mengeluh perjalanan terhambat karena bodi truknya ditabrak oleh mobil para terduga pelaku maling yang mengendari mobil.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Taufiqur Rohman
Tangkapan layar video
Tangkapan layar video sopir truk mengeluh perjalanan terhambat karena bodi truknya ditabrak oleh mobil para terduga pelaku maling yang mengendarai mobil, viral di WhatsApp (WAG), pada Rabu (5/7/2023) malam. 

Yakni, 15 lokasi di antaranya berada di Kecamatan Gayungan. Empat lokasi lain berada di Kecamatan Lakarsantri. Dan, satu lokasi sisanya, berada di Kecamatan Pakal.

"20 TKP, kayaknya lebih. 15 di Gayungan, 4 di Lakarsantri, Pakal 1 lokasi. Entah kapan itu. Komplotan itu berhasil mencuri motor di Pakal. Eksekutornya si Gogon, dia DPO, kami sedang kejar," ungkapnya.

Menurut Hakim, video viral tersebut merupakan puncak dari aksi pengejaran dramatis yang dilakukan oleh anggota Tim Antibandit Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya yang dikomandoi langsung oleh Ipda Bambang, selaku kanit reskrimnya.

Beberapa hari sebelumnya, pihaknya memperoleh laporan dari masyarakat adanya aksi pencurian motor bermodus para pelaku mengendarai mobil, yang sempat terekam CCTV, di area kawasan Citraland wilayah Barat dan Bukit Palma.

Setelah melakukan penyelidikan dengan mengantongi ciri dan nopol mobil.

Anggota Tim Antibandit Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya melakukan patroli dan pengejaran terhadap komplotan tersebut.

Ditengah aktivitas patroli, anggota kepolisian bertemu dan mengetahui mobil komplotan maling yang menjadi target operasi (TO) mereka, berkeliaran untuk mencari mangsa motor curian.

"Kami patroli wilayah, ternyata bertemu mobil dengan ciri bodi dan nopol yang sama. Kami sergap ternyata mereka kabur. Larinya sampai Osowilangun," katanya.

Saat dilakukan penyergapan. Komplotan tersebut malah kabur dengan menggeber kencang mobilnya. Dan, aksi pengejaran tak dapat terelakkan.

"Dia lari sampai ke GBT, sampai romokalisari karena macet. Anggota saya lihat ada truk, ternyata kecepitlah gak bisa gerak."

"Berapa km kami melakukan pengejaran. Bahkan mereka sempat melewati depan Polsek Pakal," terangnya.

Mengenai sosok kedua tersangka. Hakim mengungkapkan, keduanya tak jelas pekerjaannya.

Namun, keduanya diketahui sudah berkeluarga.

Dan, yang cukup mencengangkan, seorang tersangka yang berinisial MS, diketahui merupakan residivis, atau memiliki catatan pernah ditangkap kepolisian akibat kasus yang sama; pencurian motor, beberapa tahun lalu.

"Penyelidikan kami, 1 orang tersangka adalah residivis. Iya yang nama inisialnya MS," pungkasnya.

Ikuti berita seputar Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved