Berita Lamongan
Polisi Tindak Tegas Pesilat yang Kendarai Motor Berknalpot Brong Menuju Lokasi Pengesahan
Polres Lamongan bersikap tegas terhadap para pesilat pengguna motor yang hendak menghadiri acara pengesahan salah satu perguruan silat di Plosowahyu
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan bersikap tegas terhadap para pesilat pengguna motor yang hendak menghadiri acara pengesahan salah satu perguruan silat di Plosowahyu Kecamatan Kota Lamongan, Senin (17/7/2023).
Para penggembira maupun anggota perguruan silat yang kedapatan mengendarai motor kenalpot brong langsung digiring dan ditahan.
Ada sebagian yang dipaksa untuk kembali balik kanan karena dinilai bisa mengganggu ketentraman masyarakat.
Tindakan tegas Polres Lamongan ini lantaran tidak ingin muncul gejolak yang hanya dipicu konvoi motor dengan suara bising knalpot.
Setiap titik yang di dilintasi penggembira dan pesilat berhasil dipetakan Polisi dan dijaga ketat.
Seperti di jalam raya Tikung, saat ratusan pengendara motor dari arah selatan melintas langsung digiring ke halaman kecamatan yang bersebelahan dengan Polsek.
"Yang pakai knalpot brong ditahan, dan lainnya kembali," tegas Kapolsek Tikung, Iptu Tulus di depan ratusan pesilat.
Tulus dengan lantang menegaskan semua sepeda motor yang memakai knalpot brong dan juga yang membawa sajam ditahan.
Beberapa diantara yang hendak membawa paksa motornya diteriaki Tulus untuk berhenti dan meninggalkan motornya di lokasi.
Cara yang dilakukan Kapolsek Tikung, ini ternyata serupa dilakukan Polsek jajaran. Dan personil yang di tempatkan di sejumlah titik.
Sikap tegas Polisi berhasil menekan pemicu gesekan dan hingga pengesahan anggota perguruan silat usai.
Yang motornya ditahan, diminta berboncengan dengan pengendara motor lainnya menuju ke lokasi acara digelar atau kembali pulang.
"Tindakan tegas terhadap pelanggar (pengguna motor) semata untuk menciptakan Lamongan lebih kondusif," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada SURYA (Tribun Jatim Network), Senin (17/7/2023) petang.
Anton mengapresiasi para pesilat yang telah membuktikan mampu menciptakan situasi aman dan kondusif bersamaan acara pengesahan digelar.
Suasana seperti ini yang diidamkan masyarakat. Buat masyarakat tenang, tentram alias tidak sampai ketakutan.
Sementara itu ada puluhan motor yang tidak standar semisal memakai knalpot brong, tanpa spion, roda cacing dan tanpa nopol.
Ikuti berita seputar Lamongan
Tekan Sebaran PMK, 13 Pasar Hewan Tingkat Desa Ditutup, Bupati Lamongan: Susul 2 Pasar Hewan Besar |
![]() |
---|
Segini Santunan KPU Lamongan pada 5 Petugas Adhoc Meninggal dan Kecelakaan Saat Tugas Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Kecelakaan di Lamongan, Truk Trailer Tabrak Median Jalan, Sopir Diduga Kurang Konsentrasi |
![]() |
---|
Dua Pasar Hewan di Lamongan Masih Ditutup, PD Pasar Tunggu Hasil Evaluasi selama 14 Hari |
![]() |
---|
Cinta Ditolak Bogem Berbicara, Pelajar di Lamongan Tega Habisi Teman Wanita di Warkop, Fakta Terkuak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.