Berita Gresik
Pria Surabaya Keliling Kampung Cari Mangsa di Gresik, Gondol Laptop Warga Menganti yang Sedang Tidur
Jajaran Polsek Menganti berhasil menangkap tersangka Achmad Kusaeri (36), warga Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.
Penulis: Sugiyono | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Jajaran Polsek Menganti berhasil menangkap tersangka Achmad Kusaeri (36), warga Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.
Tersangka ditangkap akibat diduga mencuri laptop milik Ardian Nirta Visti (33), warga Dusun Ngablakrejo, Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti.
Kapolsek Menganti AKP Inggit Prassetiyanto mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan tersangka Achmad Skusaeri pada Jumat (25/8/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat itu, korban Ardian Nirta Visti sedang terlelap tidur.
Ketika terbangun hendak memakai laptop yang ditaruh di etalase beserta memori eksternal sudah tidak hilang.
Mengetahui laptopnya hilang, korban berusaha mencarinya, namun tidak ditemukan.
Atas kejadian tersebut, langsung melapor ke Polsek Menganti. Perlengkapan tersebut harganya senilai Rp 7,5 Juta.
Atas laporan tersebut, anggota reskrim Polsek Menganti melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta mencari bukti di CCTV sekitar lokasi.
Kemudian menemukan cici-ciri kendaraan yang digunakan tersangka.
Kemudian jajaran berhasil mengamankan tersangka Achmad Kusaeri di rumahnya Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.
“Tersangka mengakui perbuatannya, dan saat dilakukan penggeledahan di rumahnya ditemukan sebuah memori eksternal milik korban."
"Selain itu, barang bukti jaket warna merah, celana pendek dan motor honda vario Nopol L 4416 AB yang digunakan untuk mencuri,” kata Inggit, Jumat (8/9/2023).
Dari pengakuan tersangka, awalnya dengan cara keliling-keling kampung.
Kemudian, saat melihat barang berharga yang pemiliknya lengah, tersangka langsung beraksi.
“Pelaku masuk ke dalam rumah korban, kemudian mengambil barang milik korban yang terlelap tidur,” katanya.
Heranya, barang bukti laptop sudah dijual, sehingga akan dikembangkan dengan mencari penadahnya.
“Anggota akan mencari penadahnya, semoga bisa mencegah peredaran barang hasil curian,” katanya.
Ikuti berita seputar Gresik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-maling-yang-tega-menyantroni-anaknya-sendiri.jpg)