Arti Kata
Apa Arti Kata Impostor Syndrome? Istilah Psikologi Kerap Dialami Orang Sukses, Bikin Overthinking
Kalau sering overthinking, kamu bisa jadi terkena impostor syndrome. Lantas, apa arti kata impostor syndrom itu?
TRIBUNJATIM.COM - Overthinking bisa jadi penanda kamu terkena impostor syndrome.
Nah, Tribunners sudah tahu belum isitlah psikologi yang satu ini?
Lantas, sebetulnya apa arti kata impostor syndrome?
Usai ditelisik, sindrom ini kerap dialami oleh orang-orang sukses, entah di bidang akademik maupun nonakademi, pekerja ataupun pelajar.
Jika dibiarkan terus-terusan, impostor syndrom bisa berubah menjadi gangguan kesehatan mental.
Sebelum hal itu terjadi, yuk cari tahu lebih dalam soal impostor syndrome, mulai dari arti kata, penyebab, gejala, dan cara mengatasi!
Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Kepsek SMP di Medan Tahan Gaji Para Guru - Alasan Pak Reza Kabur dari Kejaksaan
Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com
Arti kata impostor syndrome
Impostor syndrome adalah perasaan yang membuat seseorang merasa ragu dan menganggap dirinya tidak mampu untuk melakukan sesuatu.
Padahal, perasaan yang muncul tersebut umumnya ditemui pada orang-orang sukses dan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi.
Kondisi ini kemudian membuat Anda bekerja lebih keras dan memiliki standar yang lebih tinggi sehingga berdampak negatif pada kesehatan emosional serta performa kerja.
Dikutip dari Kabar Fakultas Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (20/10/2020), Psikolog Klinis Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., menyebutkan bahwa impostor syndrome adalah fenomena psikologis di mana seseorang tidak dapat menerima dan meyakini keberhasilan yang didapatkan.
Kondisi ini membuat seseorang percaya bahwa keberhasilan dan kesuksesan yang didapatkan adalah keberuntungan atau kebetulan saja.
Baca juga: Arti Kata Boba dan Boti, Pesan Melaney Ricardo Soal Wajah Tak Mulus di Kamera Wartawan: Bukan Barbie
Bahkan, orang yang mengalami impostor syndrome merasa khawatir dan takut ketika orang lain mengetahui bahwa keberhasilan yang diraih tersebut merupakan keberuntungan semata sehingga dianggap penipu atau berlaku curang.
Nuning, yang merupakan dosen Fakultas Psikologi UGM ini, juga menyebutkan bahwa impostor syndrome bukan merupakan masalah gangguan jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/arti-kata-impostor-syndrome-istilah-psikologi-sering-terjadi-pada-orang-sukses.jpg)