Jangan Panik, Simak Cara Menangani Gumoh pada Bayi, Kenali Dulu Penyebabnya

Gumoh pada bayi akan mengeluarkan cairan putih dari mulut atau hidung ketika minum susu. Sebaiknya jangan keburu panik untuk mengatasi gumoh.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Freepik
Ilustrasi bayi - Simak penyebab gumoh pada bayi dan cara mengatasinya 

TRIBUNJATIM.COM - Simak pengertian gumoh yang biasanya dialami oleh bayi.

Biasanya, gumoh pada bayi akan mengeluarkan cairan putih dari mulut atau hidung ketika minum susu.

Sebaiknya jangan keburu panik untuk mengatasi gumoh.

Kenali terlebih dahulu kondisi, penyebab hingga cara mengatasinya.

Baca juga: Arti Kata Gumoh Viral di Medsos, Istilah Gaul dari Bahasa Daerah, Bukan Ditujukan pada Bayi Muntah

Apa itu gumoh?

Melansir Ikatan Dokter Anak Indonesia, gumoh adalah kondisi keluarnya sebagian susu saat atau setelah bayi menyusu.

Gumoh atau yang biasa dikenal dengan spitting up atau gastroesophageal reflux merupakan kondisi yang normal dan sering ditemui pada bayi baru lahir sampai usia 1 tahun.

Volume susu yang mengalir keluar dari mulut bayi secara umum sekitar satu hingga dua sendok makan.

Meskipun terkadang mengkhawatirkan, gumoh pada bayi biasanya tidak akan mempengaruhi kesehatan, selagi bayi terlihat aktif, nyaman, mengalami peningkatan berat badan yang baik, dan tidak mengalami gangguan pernapasan saat gumoh.

Durasi waktu gumoh pada bayi sehat berlangsung kurang dari 3 menit, terjadi setelah makan, dan tidak bergejala atau berkaitan dengan gejala ringan.

Gumoh akan berkurang dan menghilang saat bayi mencapai usia 18-24 bulan, yaitu saat ukuran lambung lebih besar dan katup lambung lebih kuat.

Perlu diketahui juga, terdapat perbedaan muntah dan gumoh. Bayi yang merasa muntah akan mengalami gejala seperti tampak mengedan, tidak nyaman dan rewel. Sedangkan bayi gumoh akan mengeluarkan isi perut dengan spontan tanpa gejala buruk.

Bayi yang muntah biasanya menjadi gejala gejala tanda penyakit refluks (gastroesphageal reflux disease), sumbatan usus, infeksi telinga, infeksi usus, infeksi paru, radang otak, atau alergi protein.

Untuk itu, Anda perlu mencermati dengan benar apakah bayi Anda muntah atau gumoh biasa, jika terdapat kejanggalan seperti gangguan napas, berat badan bayi yang sulit naik, dan volume gumoh yang terus meningkat, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Apa penyebab gumoh?

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved