Allianz Perkuat Ekosistem Syariah di Pulau Jawa secara Merata, Gelar Roadshow ke Berbagai Kota Besar
Allianz memperkuat ekosistem syariah di Pulau Jawa secara merata, gelar roadshow ke berbagai kota besar, seperti Surabaya, Semarang dan Bandung.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai kelanjutan dari rangkaian aktivitas roadshow pasca kelahiran entitas baru, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) telah menargetkan Kota Semarang dalam perjalanan roadshownya.
Kegiatan roadshow di ibu kota Jawa Tengah itu, merupakan perhentian ketiga Allianz Syariah guna menjangkau dan mengedukasi lebih banyak masyarakat Indonesia mengenai asuransi syariah di berbagai kota besar.
Sebelumnya pun telah dilakukan di ibu kota Jawa Timur, Surabaya, dan Jawa Barat, Bandung.
Berdasarkan hasil Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022, indeks literasi dan inklusi keuangan syariah yang meliputi industri asuransi syariah adalah sebesar 9,14 persen dan 12,12 persen.
Indeks tersebut berperan terhadap tingkat literasi ekonomi syariah yang telah meningkat hingga 23,3 persen.
Meski demikian, tingkat literasi ekonomi syariah yang telah dicapai ini masih terbilang cukup jauh dengan target indeks literasi yang ditetapkan regulator sebesar 50 persen di tahun 2024.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Achmad K Permana mengatakan, Allianz Syariah sebagai bagian dari industri asuransi syariah di Indonesia menyadari pentingnya peran para pemangku kepentingan dalam memaksimalkan pertumbuhan jumlah pengguna asuransi, khususnya asuransi syariah yang masih berkembang di kalangan masyarakat.
Karenanya, dan untuk terus memperluas akses ke berbagai lapisan masyarakat, Allianz Syariah melaksanakan kegiatan roadshow ke berbagai wilayah di Indonesia, diawali dengan kota-kota besar di Pulau Jawa, seperti Semarang, Bandung, dan Surabaya.
"Melalui kegiatan ini, Allianz Syariah berharap agar kehadiran kami dapat mewujudkan percepatan pertumbuhan industri asuransi, agar dapat melindungi lebih banyak individu dan keluarga, khususnya lewat proteksi asuransi syariah," ujar Achmad K Permana, Sabtu (2/12/2023).
Ia menjelaskan, dilihat dari data penduduk pada Juni 2022, Jawa Tengah merupakan provinsi dengan porsi penduduk muslim tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Jawa Barat yakni sebesar 97,26 persen.
Besaran persentase penduduk muslim di Jawa Tengah ini, kemudian turut mendorong pemerintah untuk mengupayakan akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di kalangan masyarakat Jawa Tengah melalui keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor: 500/6/Tahun 2023 tentang pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Tengah.
Dukungan dan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem syariah di Jawa Tengah ini mengartikan besarnya peluang pasar asuransi syariah di Jawa Tengah yang masih dapat dioptimalkan.
Sedangkan untuk Jawa Barat, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di tahun 2022, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penduduk beragama Islam terbanyak di Indonesia yakni 48,03 juta jiwa.
Masifnya jumlah penduduk muslim di Jawa Barat berdampak pada timbulnya minat masyarakat dalam memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan prinsip gaya hidup halal dan nilai-nilai yang dipegang.
Saat ini, dengan industri keuangan dan asuransi syariah yang terus berkembang, dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia juga semakin meningkat.
Oleh sebab itu, sektor asuransi syariah yang terbilang masih kecil pangsa pasarnya di Indonesia, memiliki potensi yang sangat besar untuk digencarkan, salah satunya di Jawa Barat.
Sementara di Jawa Timur, dilansir dari laporan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tercatat mampu berkontribusi secara signifikan, yaitu 14,45 persen terhadap roda perekonomian nasional.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat perkonomian Jawa Timur yang meliputi Surabaya pada periode Triwulan II-2023 bertumbuh sebesar 5,24 persen.
Hal tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan angka pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.
Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur yang berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian Indonesia juga salah satunya didukung oleh kontribusi ekonomi syariah yang sedang bertumbuh hingga saat ini.
Penyediaan layanan dan produk keuangan syariah yang semakin digencarkan salah satunya dilengkapi dengan kehadiran asuransi syariah.
Berkaca dari kesemua data itu, lanjut Permana, membuktikan adanya pergeseran gaya hidup halal di kalangan masyarakat yang merambah di segala bidang.
"Ya, meski pangsa pasar asuransi syariah di Indonesia serta persentase indeks literasi dan inklusi keuangan syariah masih bertumbuh secara bertahap, hal tersebut tetap membuktikan adanya pergeseran gaya hidup halal di kalangan masyarakat yang merambah di segala bidang, termasuk sektor keuangan dan asuransi. Hal tersebut juga secara lebih lanjut berdampak pada perkembangan minat masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lewat penggunaan produk yang lebih inklusif dan halal, salah satunya pemilihan proteksi jiwa dan kesehatan seperti produk asuransi syariah," jelasnya.
Oleh karena itu pula, optimisme Allianz Syariah dalam memperluas akses asuransi syariah di tiga kota besar yang ada di Pulau Jawa, salah satunya pun juga dinyatakan lewat peluncuran “Pencanangan Gerakan Perlindungan Asuransi Jiwa Syariah bagi 10,000 Masyarakat Indonesia” secara gratis.
"Jadi sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat masa kini, Allianz Syariah kembali menonjolkan keunggulan produk asuransi yang mengutamakan nilai kebaikan dan tolong menolong. Melalui berbagai produk asuransi syariah yang disediakan, Allianz Syariah senantiasa berupaya menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat yang beragam dengan menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia yang inklusif dan relevan sesuai pergeseran minat masyarakat ini," tutupnya.
Allianz Syariah
Surabaya
Semarang
Achmad K Permana
Badan Pusat Statistik
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Tribun Jatim
Kementerian Haji dan Umrah Resmi Dibentuk, Kemenag Ponorogo Tunggu Juknis dari Pusat |
![]() |
---|
Kasihan usai Dimintai Tolong Sambil Memelas, Pria ini Malah Jadi Korban Begal |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut di Wates Kediri, Pengendara Motor Tewas usai Hantam Truk Muat Tebu Parkir |
![]() |
---|
Gaya Hidup Perkotaan Bikin Warga Jombang Banyak yang Menjadi Janda, Pengadilan Agama: Kompleks |
![]() |
---|
Inilah Daftar 5 Calon Dekan Fakultas Kedokteran Unair 2025–2030, Berikut Profil para Kandidat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.