Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Terus Matangkan Rancangan Awal RPJPD 20 Tahun ke Depan, Bakal Dipakai Bupati Terpilih

Pemkab Nganjuk terus mematangkan rancangan awal RPJPD 20 tahun ke depan, bakal dipakai Bupati Nganjuk terpilih.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Sekda Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan memaparkan persiapan penyusunan RPJPD Kabupaten Nganjuk dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar Bappeda Nganjuk, Senin (4/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk terus melakukan pematangan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.

Hal itu dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk melalui forum konsultasi publik rancangan awal penyusunan RPJPD Kabupaten Nganjuk.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan mewakili Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, menjelaskan, proses suatu pembangunan itu, selalu diawali dengan proses perencanaan terlebih dulu.

"Seperti penyusunan RPJPD Kabupaten Nganjuk 20 tahun ke depan itu, yang nantinya akan dipakai Bupati Nganjuk terpilih periode 2026-2031," kata Nur Solekan, Senin (4/12/2023).

Secara demografi, dikatakan Nur Solekan, di Kabupaten Nganjuk, jumlah penduduknya mencapai sekitar 1,117 juta jiwa, yang terdiri dari 561 ribu laki-laki dan 555 perempuan.

"Jumlah penduduk itu, ternyata lebih banyak 6.321 laki-laki. Maka, bergaining power laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan," ucap Nur Solekan.

Pada tahun tahun 2048, menurut Nur Solekan, diproyeksikan jumlah penduduk Kabupaten Nganjuk mencapai 1.165.759 jiwa. Bonus demografi diprediksi akan booming pada tahun 2029-2033.

"Makanya, ini yang harus dipikirkan juga oleh teman-teman perencana untuk merumuskan rencana pembangunan 20 tahun ke depan, karena ada bonus demografi juga," ujar Nur Solekan.

Sedangkan angka pertumbuhan ekonomi 2022 sesuai dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), ungkap Nur Solekan, sebesar 4,84 persen di bawah angka provinsi 5,34 persen dan angka nasional sebesar 5,31 persen.

Dengan demikian, diharapkan angka pertumbuhan ekonomi Nganjuk dapat menyusul angka provinsi maupun nasional.

Sementara untuk IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Nganjuk tahun 2022, tambah Nur Solekan, angka harapan hidup mencapai 71,95 tahun, angka harapan lama sekolah 13 tahun, dan rata-rata lama sekolah yakni 15 tahun.

Untuk tingkat pengangguran terbuka, imbuh Nur Solekan, berada di angka 4,68 persen pada Agustus 2023. Ketimpangan pendapatan masih rentang sedang, biarpun jika dibandingkan tahun lalu masih relatif tinggi.

"Angka kemiskinan Nganjuk tahun 2022 sebesar 10,70 persen dari sekitar 1,1 juta jiwa. Tahun 2023 naik menjadi 10,89 persen. Yang perlu diperhatikan supaya ada akselerasi program di 2024-2026 melalui RPD yang sudah ditetapkan, artinya setiap tahun harus ada peningkatan/penurunan kemiskinan.

Sedangkan kemiskinan ekstrem, berada di kisaran 1,36 persen atau di angka 11 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved