Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tawuran Tewaskan Pelajar di Surabaya

Ibu Pelajar Korban Pembacokan di Sidotopo Wetan Harap Pelaku Dihukum Setimpal, 3 Orang Diamankan

Ibu Pelajar korban pembacokan tawuran di Sidotopo Wetan harap pelaku Dihukum Setimpal, 3 orang telah dibekuk polisi, pelaku lain diburu

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
Tangkapan layar video polisi tangkap pelaku tawuran di Sidotopo Wetan, Minggu, (10/12/2023). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi tawuran antar anak remaja seakan selalu terjadi setiap akhir pekan di Surabaya. Di Jalan Sidotopo Wetan tawuran mengakibatkan satu pelajar SMP tewas.

Korban mengalami luka sayatan benda tajam sepanjang 25 cm di pinggang kiri. Insiden mengerikan ini terjadi pada Sabtu (9/10/2023) dini hari sekira pukul 02.45.

Rita tak bisa menahan tangis ketika anaknya, Marcellino (15) dimakaman.

Rita hanya duduk termenung di rumahnya Kapasari Pedukuhan V. Sering terlihat pandangan matanya kosong.

Rita kemudian melihat foto anaknya yang disimpan di handphonenya.

Baca juga: Aksi Sekelompok Pemuda Bacok dan Aniaya Pelajar di Bojonegoro saat Dini Hari, Tak Terima Didahului

"Tangkap para pelaku dan beri hukuman setimpal, jangan sampai kejadian seperti ini ada lagi. Sakit hati saya," ujarnya.

Tawuran ini terdapat sekitar pukul 02.45. Awalnya, rombongan pelaku berjumlah 50 orang datang mengendarai motor dan membawa senjata tajam dari timur Jalan Kenjeran. Kemudian mereka putar balik ke arah Sidotopo Wetan.

Tiba-tiba para pelaku menyerang kelompok korban yang berkumpul di depan gang Jalan Donorejo. Kelompok korban lari kalang kabut.

Nah, Marcellino tidak bisa lari lantaran saat hendak menyebrangi rel kereta api ada kereta api lewat. Seketika itu dia dihajar kelompok pelaku.

Polisi telah mengamankan tiga pelaku. Dua orang ditangkap Sabtu siang (9/12). Kemudian, Minggu tambah lagi satu pelaku ditangkap. Unit Jatanras Polrestabes Surabaya memosting video penangkapan mereka dengan caption kalimat ultimatum.

"Yang lain nunggu giliran saja," begitulah tulisannya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, identitas  pelaku-pelaku yang masih berkeliaran sudah dikantongi.

Kelompok pelaku ditengarai merupakan kelompok gangster.

Kerap memosting video gagah-gagahan membawa senjata tajam di jalan raya dan sering mengajak tawuran.

"Masih lidik dan semua akan kami kejar," tandas Hendro.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved