Tawuran Tewaskan Pelajar di Surabaya
Kronologi Versi Keluarga Pelajar SMP di Surabaya yang Tewas Dibacok: Ikut Lari dan Terpeleset
Beda versi, ini kronologi versi keluarga pelajar SMP di Surabaya yang tewas bibacok usai tawuran: Ikut lari dan terpeleset karena sandal licin.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pihak keluarga mengungkap versi lain atas tewasnya MC (16) pelajar kelas 3 SMP di Surabaya dengan luka sobek setengah melingkar dari dada hingga punggung diduga dibacok senjata tajam, saat terlibat tawuran antar kelompok remaja, pada Sabtu (9/12/2023) dini hari.
Ibunda korban, Rita Maulita (48) menceritakan, dirinya baru mengetahui anak keempat dari lima bersaudara itu, tewas sekitar pukul 05.00 WIB, dari anak pertamanya yang memperoleh informasi dari teman MC dan pihak kepolisian setempat.
Bahwa anaknya telah dalam keadaan meninggal dunia di Kamar Mayat RS Adi Husada, Kapasari, Simokerto, Surabaya.
Padahal, ungkap Rita, sapaannya, sekitar pukul 19.00 WIB, usai makan malam, sang anak berpamitan kepadanya pergi keluar untuk bermain.
Ia menganggap anaknya itu, tidak bermain jauh. Karena hanya mengenakan celana pendek dan kaus oblong.
Bahkan, Rita sempat memberikan pesan agar MC secepatnya pulang, karena situasi Kota Surabaya pada malam hari itu, mendung dan hujan.
"Saya kira dia gak ada ke mana gitu. Kata kakaknya ternyata MC gak ada, sudah mati. Lalu rencananya saya mau saya jemput langsung gak usah urusan polisi. Ternyata gak boleh, karena ini (kematian akibat) kriminal kata polisi, ada prosedurnya," ujarnya seraya menahan tangis yang nyaris tumpah saat ditemui TribunJatim.com di depan rumah duka.
Rita menduga, MC hanya duduk dan nongkrong di sekitar lokasi Jalan Raya Sidotopo Wetan, Surabaya, untuk bermain ponsel bersama teman-temannya yang lain memanfaatkan wifi di salah satu warkop.
MC tidak memiliki ponsel pribadi.
Dia mengatakan, sang anak biasa bermain menggunakan ponsel milik teman-temannya bermain satu tongkrongan.
Namun, ia menduga, pada Subuh hari, MC hanya ikut berlari-larian untuk membuat 'konten' tawuran tersebut.
Namun saat berlarian, tubuh MC terjatuh, karena terpeleset sandal jepit yang dikenakannya.
MC yang tertinggal dari kerumunan, lantas menjadi sasaran kekejian kelompok lawan tawuran. Hingga akhirnya sang anak mengalami luka parah di bagian dada hingga punggung.
"Mungkin, kayaknya dia main wifi. Dia kan gak punya ponsel. Dia cuma ikut nongkrong sama teman-temannya main wifi, di situ ada konten, di situ dia ikutan lari," katanya.
Surabaya
Simokerto
Jalan Raya Sidotopo Wetan
Kompol Moh Irfan
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Running News
Tawuran Tewaskan Pelajar di Surabaya
TribunBreakingNews
Tewaskan Pelajar, 5 Remaja Jadi Tersangka Tawuran Antar Geng di Sidotopo Wetan Surabaya |
![]() |
---|
Ibu Pelajar Korban Pembacokan di Sidotopo Wetan Harap Pelaku Dihukum Setimpal, 3 Orang Diamankan |
![]() |
---|
3 Firasat Ibu Pelajar SMP di Surabaya yang Anaknya Tewas Dibacok, Sempat Curhat Soal Wali Kelas |
![]() |
---|
Gelagat Terakhir Pelajar SMP Surabaya sebelum Tewas Dibacok, Janji ke Rumah Sahabat usai 'Ngonten' |
![]() |
---|
Dua Orang Diperiksa Terkait Tewasnya Remaja Usai Terlibat Tawuran di Sidotopo Wetan Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.