Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ikut Program Tanam Jahe, Warga Terima Rp 10 Juta Tapi Cuma Diberi Rp 900 Ribu, DPRD: Dipikir Bantuan

Belakangan viral persoalan warga yang menerima saldo rekening Rp 10 juta tetapi ternyata kenyataannya cuma diberi uang Rp 900 ribu.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Bangkapos.com
Persoalan program Tanam Jahe di Bangka yang diprotes warga karena keterangan yang tak jelas soal uang yang diperoleh 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang warga merasa ganjil setelah ikut program Tanam Jahe yang digagas oleh pemerintah.

Warga tersebut mengeluh sebab terima saldo rekening berjumlah Rp 10 juta.

Tetapi ternyata warga malah hanya diberi uang Rp 900 ribu.

Duduk perkara warga peserta program Tanam Jahe itu akhirnya terungkap.

Seorang warga di Bangka Tengah, berinisial ST (42) mengaku terkejut waktu itu setelah menerima buku rekening, yang berisi saldo Rp10 juta.

Di dalam buku rekening Bank Sumsel Babel tertanggal 27 Mei 2021 itu, dengan mutasi Rp10 juta, dan saldo Rp10 juta.

Namun, ST hanya menerima uang Rp900 ribu, yang oleh pihak penyalur untuk membeli wareng atau jaring.

Sementara, sisa saldo Rp9,1 juta untuk beli bibit dan media tanam jahe merah.

"Kami tidak tahu kalau itu pinjaman, baru tahu setelah tandatangan akad, kami sempat nanya kenapa dikasih buku rekening," ujar ST seraya mewanti-wanti identitasnya dirahasiakan, Rabu (3/1/2024), seperti dikutip Tribun Jatim dari Bangkapos.com

Baca juga: Tangis Wanita Medan Lapor Dinodai Pria, Kecewa Jawaban Polisi: Kamu Main Sugar Daddy? Adik Ditahan

Dia menyebutkan, sisa uang Rp9 juta itu, disebutkan oleh penyalur untuk 300 bibit jahe merah.

Kini dia mengaku kebingungan membayar angsuran tersebut, karena awalnya mengira program tersebut adalah bantuan.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan menjawab masalah tersebut dalam jumpa wartawan di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah, Kamis (4/1/2024).

Sementara itu, pihak DPRD memberikan pendapat terkait persoalan yang terjadi.

Komisi II DPRD Bangka Tengah mengungkapkan desakan terhadap Pemkab agar segera menyelesaikan hal ini.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved