Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dulu Viral Dihina Bupati 'Jual Payung' Rp100 Ribu, Mantan Camat Kini Punya Jabatan Baru, Beda Jauh

Masih ingat camat cantik mundur usai dihinai bupati gara-gara payung Rp100 ribu? Kini camat cantik tersebut memiliki jabatan baru.

Tribun Toraja
Mantan camat dulu dihina bupati, Jeniaty Rike Ekawaty kini ditempatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Toraja Utara. Ia mendapat tugas sebagai Penyuluh Kearsipan. 

Jenny diangkat sebagai camat, sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 821.23-3295 tahun 2022.

Viral surat pengunduran diri Camat Cantik di Toraja karena dihina oleh Bupati imbas berjualan payung.
Viral surat pengunduran diri Camat Cantik di Toraja karena dihina oleh Bupati imbas berjualan payung. (TribunToraja.com)

Viral gara-gara payung

Informasi diterima Tribun Toraja, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, memarahi camat perempuan itu, bahkan mengusirnya dari panggung upacara.

Pemicu bupati marah karena persoalan payung.

Hal itu diungkapkan salah satu kepala seksi di jajaran Pemkab Toraja Utara,  JG.

"Camat Rantepao tersinggung dengan perkataan Bupati Toraja Utara," ucap JG kepada Tribun Toraja, Kamis (14/12/2023) sore, seperti dikutip Tribun Jatim.

Ia menjelaskan, saat apel gabungan, Bupati Toraja Utara meminta penjelasan Camat Rantepao terkait progres penjualan payung untuk dana Natal Pemkab Toraja Utara.

Sebelumnya, seluruh ASN diminta untuk membeli payung seharga Rp100 ribu, guna pendanaan perayaan Natal Pemda Toraja Utara.

"Saat itu, pak bupati mempertanyakan sudah sampai mana progres penjualan payung tersebut," kata JG.

Camat Rantepao lalu menghampiri bupati di atas panggung dengan maksud menjelaskan hal tersebut.

Disitulah, Ombas, sapaan bupati, marah-marah dan mengusir Camat Rantepao.

Ombas juga sempat berkata kasar ke Camat Rantepao.

Wujud Payung Rp100 Ribu yang Buat Camat Jenny Dihina Bupati, Pantas Pilih Mundur? Modal untuk Natal
Wujud Payung Rp100 Ribu yang Buat Camat Jenny Dihina Bupati, Pantas Pilih Mundur? Modal untuk Natal (Facebook Yosmart Tolede - TribunToraja)

"Tapi saya dengar kabar katanya Pak Bupati mengatakan dia tidak marah, hanya melarang Ibu Jeny mendekat karena podium dan sekitar podium itu sangat licin, banyak genangan air habis hujan," ucap JG.

Sementara itu, banyak pegawai Kecamatan yang merasa kehilangan setelah Jeniaty memutuskan mundur.

Salah satu staff di Kecamatan Rantepao, Gerson, mengatakan Jeniaty merupakan sosok yang baik dan pengayom selama jadi Camat Rantepao.

"Beliau baik, tidak pernah marah di depan umum.

Kalau kami ada salah, dia akan menegur dengan bijak, layaknya atasan ke bawahan," ucap Gerson, Kamis (14/12/2023), melansir dari Tribun Toraja.

"Dalam pekerjaan, ibu sangat teliti dalam pekerjaan. Setiap tugas kami selesaikan bersama-sama," tambahnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved