Berita Terpopuler
JATIM TERPOPULER Caleg Bondowoso Jual Ginjal Demi Kampanye - Sosok Pelaku Carok 2 vs 10 di Bangkalan
4 berita terpopuler Jatim Kamis 18 Januari 2024: Viral Caleg Bondowoso jual ginjal demi biaya kampanye hingga sosok pelaku carok 2 vs 10 di Bangkalan.
Sosok pelaku carok 2 vs 10 di Bangkalan yang kini mendekam di penjara itu akhirnya terungkap.
Polisi dibuat syok dengan tabiat kakak beradik pelaku carok di Bangkalan itu.
Kakak beradik pelaku carok itu resmi menjadi tersangka dan kini telah diamankan kepolisian.
Kakak beradik asal Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi itu terlibat carok hingga menewaskan 4 orang meninggal dunia pada Jumat (12/1/2024), seperti dikutip TribunJatim.com dari TribunMadura.com
Mendengar itu, kedua tersangka HB dan WD tampak menghela nafas.
Wajah kedua kakak beradik itu ditutupi penutup kepala berwarna hitam dan mengenakan kaos berwarna oranye.
Tersangka HB mengakui bahwa barang bukti berupa gagang celurit berbahan kayu dan jaket berbahan kain jeans yang ada di hadapannya adalah miliknya.
Barang bukti lain yang disita polisi yakni satu buah celurit tanpa selongsong lengkap dengan bercak darah.
Senjata tajam itu diakui tersangka HB milik korban MTJ yang diambilnya saat tubuh korban sudah ambruk.
Selain itu, satu buah celurit beserta selongsongnya dan sebuah pisau lengkap dengan selongsong.
Baca juga: Sejarah Carok dari Sudut Pandang Budaya Madura, Dosen UTM : Kini Alami Pergeseran Berujung Kriminal
“Informasi dari tersangka ada 10 orang di TKP, tetapi yang turun ke arena hanya lima orang hingga terjadilah duel di situ.'
"Tiga orang meninggal di tempat dan satu korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Tanjung Bumi,” ungkap Febri.
Video-video peristiwa carok beredar masif di media sosial mulai Jumat malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Informasi awal atas tragedi berdarah itu diterima Kapolsek Tanjung Bumi, AKP Fery Riswantoro pada pukul 19.00 WIB atau 30 menit kemudian setelah peristiwa carok pecah.
Empat korban itu berinisial NJR (42), warga Desa Larangan Timur, kemudian MHF (45), warga Desa Bumi Anyar, serta MTJ (45 ) dan MTD (26), warga Desa Larangan Timur Kecamatan Tanjung Bumi.
Dua nama korban terakhir berstatus sebagai kakak beradik.
Sosok Hasan Busri dan Werdi ternyata punya kebiasaan unik selama mendekam di penjara.
Hal itulah yang akhirnya membuat polisi syok lagi terheran-heran.
Terlebih Werdi yang punya citra berbeda jauh dari aksinya menghabisi nyawa empat orang saat membantu sang kakak, Hasan.
Untuk diketahui, carok adalah perkelahian antara orang Madura menggunakan senjata celurit.
Carok biasanya dilakukan guna membalaskan dendam akibat harga diri yang sempat dihina lawan.
Usai ditetapkan sebagai tersangka, Hasan dan Werdi pun mendekam di Polres Bangkalan.
Selama proses investigasi, perilaku pelaku pun diamati para penyidik.
Termasuk dengan gerak-gerik pelaku yang tampak tak biasa.
Hal itu terkuak saat Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mewawancarai kedua pelaku di depan awak media.
Dalam perbincangan singkat, AKBP Febri Isman Jaya bertanya soal luka di wajah Werdi.
Ternyata luka itu dihasilkan dari serangan geng Mat Tanjar saat carok Madura.
"Itu kepala kena pukul carok?" tanya AKBP Febri Isman Jaya.
"Kena tapi enggak sadar, terbentur," akui Werdi.
Baca juga: Pengakuan Kakak Beradik Tersangka Carok di Bangkalan, Pernah Belajar Silat sampai Izin ke Ibu
Penasaran, penyidik yang lain pun bertanya soal latar belakang kedua pelaku.
Diakui kedua pelaku, mereka selama ini tidak pernah bertengkar apalagi membunuh orang sebelum peristiwa carok Madura.
"Sebelumnya pernah punya musuh enggak?" tanya penyidik.
"Enggak," jawab Werdi.
"Bunuh-bunuhan?" tanya penyidik lagi.
"Enggak pak," ujar Werdi.
3. Wanita Trenggalek Bahagia Hidup di Finlandia, Curhat Tabiat Orang Kaya dan Miskin: Tidak Kelihatan

Seorang wanita Trenggalek menceritakan pengalaman hidup di Finlandia bersama suami bule.
Lewat curhatannya itu terungkap bagaimana tabiat orang kaya dan miskin di negara yang terkenal makmur tersebut.
Dinikahi pria asal Finlandia, wanita asal Trenggalek, Jawa Timur bernama Puput Nivala kini mengaku betah tinggal di Finlandia.
Delapan tahun tinggal di Finlandia, Puput Nivala kini sudah hafal gaya hidup orang-orang di sana.
Sosok Puput Nivala begitu takjub dengan sistem perpajakan yang dimiliki oleh Finlandia.
Pasalnya, uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat pada negara benar-benar dipakai untuk memberikan berbagai fasilitas hingga tunjungan untuk rakyat.
Puput Nivala merasa warga di Finlandian taat dan ikhlas membayar pajak negara karena mengerti bahwa uang pajak itu akan kembali bisa dirasakan oleh rakyat.
Disebut sebagai negara paling bahagia sedunia, Finlandia nyatanya memberikan berbagai tunjangan untuk rakyatnya.
Bahkan pengangguran pun turut mendapatkan tunjangan dari negara.
Uang mencapai belasan juta pun diberikan cuma-cuma oleh negara untuk menunjang hidup rakyatnya meski pengangguran.
Baca juga: Kebakaran Pabrik Rokok di Trenggalek, Pemilik Kaget saat Menyetrika Baju, Api Muncul dari Ruang Oven
Diakui olehnya sendiri, Puput sangat bahagia bisa hidup di Finlandia karena merasakan banyak privilege untuknya.
Dilansir TribuNewsmaker.com dari YouTube Chimy in Finlandia pada Rabu, (17/1/2024), Puput Nivala mengakui bahwa di Finlandia banyak fasilitas umum yang dapat dinikmati dengan gratis dan cuma-cuma.
Puput bisa melihat banyak orang yang pergi ke hutan dan bisa memancing tanpa dipungut biaya.
"Masuk ke hutan di sini gratis dan menjadi salah satu kebahagiaan orang sini." jelasnya
"Saat musim dingin, orang senang memancing karena tidak dipungut biaya." lanjutnya.
"Orang juga bisa main ski dan ice skating di sini," ungkap wanita yang kerap disapa Chimy, seperti dikutip TribunJatim.com dari TribunnewsMaker.com
Bahkan, di sana ada fasilitas sauna yang orang-orang bisa menikmatinya dengan harga sekitar 7 euro.
"Di Finlandia ada 1,5 juta sauna. Jadi orang manapun punya sauna, mau kaya atau miskin." jelasnya.
"Sauna untuk umum juga tidak mahal, harganya sekitar 7 euro (Rp 115 ribu) per jam," ujar Puput Nivala.
Kehebatan penduduk Finlandia adalah orang-orang dari umur sekitar siswa SD sudah bisa berenang hingga diajarkan banyak hal.
"Ada area untuk lari dan loncat ke danau. Kebanyakan orang Finlandia suka berenang dan bisa berenang." ujarnya.
"Pelajaran berenang itu sudah ada sejak masih SD." lanjutnya.
"Kemudian anak-anak juga diajarkan ski dan ice skating," jelasnya.
Baca juga: Rejeki Mak Iyah Marbot Masjid Tak Minta Upah dan Dijuluki Bidadari Wajah Ahli Surga, Kini Bisa Umrah
Selain itu, para pengangguran pun diberi tunjangan yang tidak main-main.
Namun mereka juga harus mengikuti semacam pelatihan dari pemerintah setempat.
"Mereka tetap harus aktif melamar kerja atau mengikuti semacam training dari pemerintah." paparnya.
"Uang segitu mungkin terdengar besar, namun sebenarnya sangat pas-pasan." ujarnya.
"Makanya orang Finlandia justru malu kalau mereka mengajukan tunjangan pengangguran," jelasnya.
Menurutnya, pemerintah benar-benar memberikan perhatian pada warganya,
"Seperti kemarin aku ikut kursus dari pemerintah, lalu aku bisa bekerja." ujarnya.
"Gaji yang beneran jauh lebih banyak daripada tunjangan pengangguran," imbuhnya.
Angka korupsi yang ada di Finlandia pun sangatlah kecil hingga uang pajak pun bisa tepat sasaran.
Dengan demikian, masyarakat bisa menikmatinya.
"Di sini angka korupsinya juga kecil. Meskipun sebesar apapun pajaknya, akan dikembalikan lagi ke masyarakat." jelasnya.
"Jadi kalau untuk tunjangan seperti ini, masyarakatnya ikhlas. Kita percaya bahwa pajaknya digunakan dengan benar," terangnya.
Di sana banyak orang kaya pun membeli baju bekas tanpa memilih merk-merk yang terkenal seperti biasanya.
"Orang tidak menilai orang lain dari luarnya saja. Tidak kelihatan antara si kaya dan miskin." ujarnya.
"Di sini baju branded juga tidak selalu baru. Banyak orang kaya dan miskin yang beli baju di tempat jual baju bekas," ungkap Chimy." paparnya.
Menurutnya, mencari pekerjaan di Finlandia tidaklah harus memiliki syarat yang rumit seperti di Indonesia.
4. Sandiwara Licik Pria Blitar Demi Dapat Uang, Curi Motor Teman Anak, Terbongkar Gegara Tagih Tebusan

Sandiwara aksi pencurian sepeda motor yang sudah disusun rapi oleh Dar (50), warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, akhirnya terbongkar juga.
Kini, Dar yang nekat mencuri sepeda motor milik teman anaknya sendiri itu harus meringkuk di sel tahanan Polres Blitar Kota.
"Pelaku ditangkap petugas gabungan dari Polsek Srengat dan Polres Blitar Kota di wilayah Kecamatan Ponggok pada Sabtu (13/1/2024)," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Rabu (17/1/2024).
Aksi pencurian motor yang dilakukan Dar terjadi pada Senin (1/1/2024) lalu.
Aksi pencurian itu terjadi di halaman rumah Dar.
Baca juga: Puluhan Anggota KPPS di Kota Blitar Mengundurkan Diri, Ada 1 TPS Mundur Berjamaah, Terlalu Berat
Dar nekat mencuri Honda Scoopy milik SVP (20), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, yang tak lain teman anak Dar.
Ketika itu, korban sedang main ke rumah Dar pada tengah malam. Korban bertemu dengan anak Dar.
Korban datang ke rumah Dar naik sepeda motor. Korban memarkir sepeda motor tanpa mengunci setir di halaman rumah Dar.
Saat korban sedang berada di dapur dengan anak Dar, Dar malah mendorong sepeda motor korban keluar dari halaman rumah dan membawanya kabur.
Korban yang hendak pulang, kebingungan mengetahui sepeda motornya tidak ada di halaman rumah Dar.
"Saat itu juga, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Srengat Polres Blitar Kota," ujar Samsul.
Dari sini, Dar kemudian membuat sandiwara mirip cerita sinetron. Seolah-olah muncul sebagai pahlawan, Dar menawarkan bantuan kepada korban bisa menemukan sepeda motor korban yang hilang.
Tawaran Dar juga sudah bisa ditebak, ujung-ujungnya meminta uang tebusan kepada korban kalau sepeda motornya sudah ketemu.
Baca juga: Berburu Entung di Hutan Jati Lodoyo Blitar, Warga Panen Cuan: Harga Jual Rp 125.000 Per Kg
Dar meminta uang tebusan sebesar Rp 10 juta kepada korban kalau sepeda motornya ketemu.
Selain itu, Dar juga memberikan syarat kepada korban tidak boleh lapor polisi, karena taruhannya nyawa Dar.
Kepada korban, Dar mengaku tahu komplotan yang mencuri sepeda motor korban.
Untuk meyakinkan korban, Dar mengirim foto sepeda motor korban. Korban pun percaya Dar tahu lokasi sepeda motornya.
Korban sempat menyetujui bantuan yang ditawarkan oleh Dar. Tapi, korban menawar uang tebusan yang semula Rp 10 juta menjadi Rp 7 juta.
Dar setuju dengan nilai uang tebusan yang ditawarkan korban.
--
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
berita terpopuler Jatim
jatim.tribunnews.com
caleg
Bondowoso
Jawa Timur
Erfin Dewi Sudanto
carok di Bangkalan
Kakak beradik pelaku carok
perkelahian antara orang Madura
wanita Trenggalek
Puput Nivala
pencurian sepeda motor
pengalaman hidup di Finlandia
Angka korupsi
TribunJatim.com
Tribun Jatim
ginjal
Pemilu 2024
VIRAL TERPOPULER: Alasan Guru Tak Mau Cicipi MBG - Sudewo Menolak Mundur dari Jabatan Bupati Pati |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Maling Motor Modus COD di Probolinggo - Jasad Wanita di Lahan Kosong Surabaya |
![]() |
---|
BOLA TERPOPULER: Persiapan Persik Kediri VS PSBS Biak - Achmad Maulana Syarif Cedera ACL |
![]() |
---|
VIRAL TERPOPULER: Pisang MBG Diolah Siswa Jadi Kue Bolu - Siswa SMP Sekolah Lewat Jembatan Rusak |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Mobil Pikap Hilang Dicuri di Lumajang - Driver Ojol Surabaya Tewas Tabrak Becak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.