Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilpres 2024

CEK Elektabilitas Anies, Ganjar, Prabowo Jelang Pilpres 2024, Ini Hasil Survei Terbaru di 4 Lembaga

Inilah hasil survei Capres Cawapres 2024 terbaru. Jelang Pilpres 2024, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, atau Ganjar Pranowo paling kuat?

Editor: Hefty Suud
Tribun Timur
Pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 Anies-Muhaimin, Ganjar-Mahfud, dan Prabowo-Gibran. Siapa elektabilitasnya mentereng jelang Pemilu 2024? 

TRIBUNJATIM.COMPemilu 2024 di Indonesia, dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

Saat Pemilu 2024, Warga Negara Indonesia akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Jelang Pemilu 2024, elektabilitas para Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) jadi sorotan.

Diketahui, ada tiga Capres-Cawapres dalam Pemilu 2024.

Nomor urut satu, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Nomor urut dua, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Nomor urut tiga, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Jelang Pilpres 2024, siapa pasangan Capres-Cawapres terkuat saat ini?

Berikut hasil survei Capres Cawapres 2024 terbaru dari empat lembaga:

Charta Politika

Survei Charta Politika memperlihatkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di posisi teratas.

Dari survei nasional Charta Politika yang dilaksanakan pada 4-11 Januari 2024, elektabilitas Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan angka 42,2 persen.

"Hasilnya menunjukan bahwa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming itu berada di posisi pertama," kata Peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin ketika memaparkan hasil survei dikutip dari kanal YouTube Charta Politika Indonesia, Senin (22/1/2024).

Di posisi selanjutnya, ada pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan elektabilitas di angka 28 persen.

Kemudian, pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di angka 26,7 persen.

Baca juga: Arti Kata Songong, Viral karena Aksi Gibran Rakabuming Raka dalam Debat Capres Cawapres ke-4

Baca juga: Arti Kata Omon Omon, Ndasmu, Gemoy yang Melekat dengan Sosok Prabowo, Kini Jadi Bahasa Gaul Viral

"Lalu ada TT/TJ (tidak tahu atau tidak jawab), orang yang belum menentukan pilihan, orang yang belum menjawab pilihan, itu di angka 3,1 persen," ujar Nahrudin.
Kemudian, Nahrudin mengungkapkan, ada kenaikan elektabilitas dari pasangan Ganjar-Mahfud pada periode Desember 2023.

Meski, kenaikannya hanya sedikit. Hasil survei Charta Politika bulan Desember 2023, elektabilitas Ganjar-Mahfud 26,5 persen.

Sementara itu, elektabilitas Prabowo-Gibran disebut menurun sedikit dibanding survei periode Desember 2023.

Saat itu, elektabilitas pasangan calon nomor urut 2 ini sebesar 43,8 persen.

Adapun survei ini digelar dengan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.

Margin of error dari survei ini di angka 2,82 persen. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menentukan tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari pencoblosan.

Masyarakat dapat memilih salah satu dari tiga pasangan capres-cawapres untuk menjadi presiden dan wakil presiden di tahun 2024.

Lembaga Survei Indonesia (LSI)

Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 10-11 Januari 2024, elektabilitas Prabowo-GIbran masih unggul ketimbang dua paslon lainnya.

Mereka meraih 47 persen suara dan naik sedikit ketimbang survei yang dilakukan LSI pada Desember 2023 lalu.

“Di Januari ini kami menemukan tingkat dukungan terhadap Prabowo-Gibran itu berada di angka 47 persen.

Naik sedikit dibandingkan Desember lalu, awal Desember.”

“Selama sebulan, walau tidak signifikan, ada kecenderungan naik 1,4 persen,” ujar Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam konferensi pers lewat YouTube LSI, Sabtu (20/1/2024).

Sementara, Djayadi mengatakan, elektabilitas AMIN juga mengalami peningkatan meski hanya naik 1 persen dari bulan lalu.

Kini, elektabilitas mereka mencapai 23,2 persen.

Baca juga: 4x Debat Capres 2024, Elektabilitas Capres-Cawapres di Jatim dan Jateng Disorot, Siapa Unggul?

“Yang juga punya kecenderungan sedikit naik pasangan AMIN.

Dari 22,3 persen menjadi 23,2 persen.

Naiknya mirip dengan Prabowo-Gibran sekitar 1 persen,” tuturnya.

Sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud, kata Djayadi, justru mengalami penurunan mencapai dua persen dibanding survei Desember lalu.

Saat ini, elektabilitas Ganjar-Mahfud menjadi 21,7 persen dari 23,8 persen pada survei sebelumnya.

“Yang justru turun pasangan Ganjar-Mahfud, turun dua persen dari 23,8 pefrsen menjadi 21,7 persen, jadi 2,1 persen turunnya.”

“Dan itu tidak dibarengi dengan penurunan dari para pemilih yang menyatakan belum punya pilihan atau tidak menjawab atau sering kali disebut pemilih pengambang,” kata Djayadi.

Hasil Survei LSI Januari 2024:

- Prabowo-Gibran: 47 persen

- Anies-Muhaimin: 23,2 persen

- Ganjar-Mahfud: 21,7 persen

Sebagai informasi, survei ini dilakukan terhadap 1.206 responden yang dipilih secara acak lewat metode double sampling dan diwawancarai via telepon.

Sedangkan margin of error survei ini diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Capres cawapres peserta Pilpres 2024: Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Begini elektabilitas tiga capres-cawapres pasca dua debat menurut hasil survei tiga lembaga yaitu Indikator, CSIS, dan Polling Institute.
Capres cawapres peserta Pilpres 2024: Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Begini elektabilitas tiga capres-cawapres pasca dua debat menurut hasil survei tiga lembaga yaitu Indikator, CSIS, dan Polling Institute. (KPU)

Baca juga: BREAKING NEWS : Pengancam Penembakan Anies Resmi Ditetapkan Tersangka, Polda Jatim Bongkar Motifnya

Baca juga: Arti Kata Tobat Ekologis yang Diucapkan Cak Imin saat Debat Cawapres Terkait Lingkungan Hidup

Indikator Politik Indonesia

Sementara, menurut hasil sigi dari Indikator Politik Indonesia, lagi-lagi Prabowo-Gibran memimpin dibanding dua paslon lainnya dengan elektabilitas mencapai 48,55 persen.

Sementara, pasangan AMIN menyusul dengan raihan suara sebesar 24,17 persen dan Ganjar-Mahfud berada di peringkat terakhir dengan meraih 21,6 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan berdasarkan hasil survei ini, pihaknya belum menemukan indikasi Pilpres 2024 bakal digelar satu putaran.

“Apakah ini ada indikasi satu putaran atau tidak, kami belum menemukan secara absolut, meskipun saya harus mengatakan dengan perolehan 48,55 persen, ini menurut survei tatap muka 10-16 Januari, peluang buat Pak Prabowo-Gibran untuk unggul satu putaran itu terbuka.”

"Tidak tertutup angkanya belum mencapai 51 persen plus 1 tapi ada potensi buat satu putaran,” ujarnya dalam pemaparan via daring di YouTube Indikator Politik Indonesia, Sabtu (20/1/2024).

Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 10-16 Januari 2024 dengan melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia.

Adapun survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka.

Lalu, untuk teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia Januari 2024

- Prabowo-Gibran: 48,55 persen

- Anies-Muhaimin: 24,17 persen

- Ganjar-Mahfud: 21,6 persen

- Tidak tahu/tidak jawab: 5,68 persen

LSI Denny JA

Terakhir, LSI Denny JA juga merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 3-11 Januari 2024.

Dalam survei yang dilakukan, Prabowo-Gibran kembali unggul dengan raihan 46,6 persen terkait elektabilitasnya.

Berbeda dengan dua survei sebelumnya di atas, Ganjar-Mahfud unggul ketimbang AMIN.

Mereka memiliki elektabilitas sebesar 24,8 persen dan AMIN berada di bawahnya dengan selisih dua persen yaitu 22,8 persen.

“Di awal Januari 2024, Prabowo-Gibran mendapatkan elektabilitas sebesar 46,6 persen, kemudian di urutan kedua, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di angkat 24,8 persen, kemudian Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 22,8 persen,” kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam rilis survei yang ditayangkan di YouTube LSI Denny JA, Kamis (18/1/2024).
Berdasarkan hasil survei ini, Ardian mengatakan, Prabowo-Gibran hanya membutuhkan 4 persen untuk bisa menang Pilpres 2024 dalam satu putaran.

Dia menyebut, peluang ini semakin terbuka lebar jika melihat tren elektabilitas Prabowo-Gibran dari Desember-awal Januari 2024 ini.

“Prabowo-Gibran pada saat ini hanya butuh empat persen lagi untuk menang satu putaran, dengan empat persen yang terdapat misalnya 46,6 tambah empat berarti 50,6 persen.”

“Jadi jika bisa mempertahankan tren yang ada tentu ini sebuah keunggulan untuk Prabowo-Gibran sehingga inilah yang kita sebutkan bahwa pilpres satu putaran saat ini lebih mungkin untuk tejadi, lebih terbuka,” tuturnya.

Sebagai informasi, responden yang terlibat dalam survei ini berjumlah 1.200 orang dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan kuesioner.

Sementara, margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil Survei LSI Denny JA Januari 2024

- Prabowo-Gibran: 46,6 persen

- Ganjar-Mahfud: 24,8 persen

- AMIN: 22,8 persen

- Tidak tahu/tidak jawab: 5,3 persen

- Suara tidak sah: 0,5 persen.

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com

Berita tentang Pilpres 2024 lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved