Berita Lamongan
Modal Koper Curian dari Travel Istri Bekerja, Pria di Lamongan Tipu 10 Warga yang Ingin Umrah
Modal Koper Curian dari Biro Umrah Istri Bekerja, Pria di Lamongan Tipu 10 Warga hendak Umrah
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Berbekal koper hasil curian untuk jemaah umrah, Junaidi Halid (38) berhasil menipu 10 orang korban yang bermaksud hendak menunaikan ibadah umrah.
Tersangka Junaidi mencuri 10 set koper umrah dari tempat usaha mantan istrinya, Nur Afifatul Faizah pemilik Biro Haji dan Umrah, Ama Nurrohmah Desa Bakalanpule Kecamatan Mantup.
Berbekal 10 set koper yang dicuri sejak 10 Maret 2023, pelaku beraksi mencari mangsa.
Junaidi yang indekos Desa Mantup dengan mudah menipu 10 orang korbannya, semua warga Desa Tejoasri, Kecamatan Laren.
Berbekal pengalaman selama masih berstatus suami korban, tersangka cukup faham bagaimana proses dari cara daftar, pembayaran biaya umrah.
Tersangka lancar melakukan aksinya dan berhasil memperdayai 10 orang korbannya.
Para korban percaya dan tergiur dengan cara tersangka yang ditawarkan Junaidi.
"Para korbannya sudah membayar meski sebagian ada yang belum lunas," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andi Nur Cahya kepada SURYA, Senin (12/2/2024).
Korban membayar ongkos umrah dari Rp 25 juta hingga Rp 30 juta. Sejurus kemudian, untuk meyakinkan korbannya, Junaidi menyerahkan koper kepada para korbannya.
Para korban semakin percaya, bahwa apa yang ditawarkan Junaidi bukanlah penipuan.
Para korban juga intens berkomunikasi dengan tersangka yang diketahui mempunyai dua identitas, yakni KTP beralamat Desa Gedangan Kecamatan Sukodadi dan Kalimantan.
Diantara para calon jemaah umrah yang kemudian kerap menanyakan keberangkatan mereka ke Haromain atau Tanah Suci.
"Pelaku hanya janji-janji saja," katanya.
Para korban mempercayai apa dengan apa yang dijanjikan tersangka. Hingga pada puncaknya, diantara korban mencoba mencari tahu ke Kantor Biro Haji dan Umrah, Ama Nururrohmah.
Barulah terbongkar kedok Junaidi, dan dipastikan pelaku melakukan tindak pidana penipuan.
| Tragedi Dini Hari, Kecelakaan Pick Up vs Motor di Babat Lamongan, Dua Meninggal Dunia |
|
|---|
| Tilang Elektronik ETLE Handheld Mulai Diterapkan di Lamongan, Puluhan Pengendara Terjaring |
|
|---|
| Jembatan di Sambeng Lamongan Rusak dan Sudah 2 Tahun Membahayakan, Warga dan Polisi Turun Tangan |
|
|---|
| Sosok Pak Purnomo, Polisi Hobby Bersedekah, Penyayang ODGJ, Kini Bergelar Magister Hukum |
|
|---|
| Jaringan Pencuri Motor di 25 TKP Dibongkar Polres Lamongan, Tiga Pelaku Masih Jadi Buronan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tersangka-Junaidi-Halid-menjalani-pemeriksaan-di-Sat-Reskrim-Polres-Lamongan.jpg)