Berita Viral
Bahas Operator Tak Bisa Isi Data Rapor Siswa, Guru Dilempari Kepsek Kursi, Pelaku Ngamuk Tersinggung
Seorang kepala sekolah ngamuk hingga angkat kursi dan lempar piring viral di media sosial.
Menurut wali murid, jika tugas itu diberikan kepada siswa SMA masih dinilai masuk akal.
Hal ini lah yang menjadi pertanyaan untuk pihak sekolah.
Mengingat perhitungan suara di setiap TPS berlangsung panjang.
"Sekolah lain nggak ada kayak gini. Kalau tugas anak SMA mungkin masih nggak berat ini. Disuruh lagi minta tanda tangan KPPS. Jadi kalau subuh selesainya apa harus sampai subuh juga anak anak kita menunggu di TPS," kata Siddik.
Kepala SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Elfian Lubis yang dikonfirmasi membenarkan tugas kepada anak didiknya ini.
Disebut mulai dari kelas VII sampai IX diberikan tugas yang sama.
Ia mengakui kalau tugas ini hanya inisiatif dari sekolahnya saja.
"Bukan disuruh nungguin penghitungan tapi berapa hasil penghitungan. Kan bisa tanya sama petugas atau ketua KPPS nya saja. Kemarin sudah kita sampaikan nggak sampai habis diamati. Nggaklah ditunggu sampai sepanjang hari," ucap Elfian.
Baca juga: Di Balik Sarjiya Jadi Guru Besar UGM, Beribu Maaf untuk Adik Putus Sekolah, Ayah Ibu Tak Bisa Baca
Elfian mengaku kalau anak-anak ditugaskan untuk mengamati TPS terdekat.
Namun bukan berarti dari dibukanya TPS sampai ditutupnya TPS anak didik tidak bergerak dari lokasi.
Disebut anak-anak bisa melihat pada saat momen ada hasil penghitungan di plano.
"Bisa besok dilihat dan pagi. Kan ada ketua KPPS bisa ditanya. Bisa juga dihubungi dan minta tandatangannya biar ada bukti anak itu memang mantau pemilu di TPS. Tujuannya seperti yang ada di pengantar (lembar kerja).
Kalau bisa hasilnya dikumpulkan Jumat pagi atau sabtu. Ini tugas sekolah melalui Mata Pelajaran PKN," kata Elfian.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
kepala sekolah ngamuk hingga angkat kursi
viral di media sosial
operator
Bima
guru dilempari kepsek kursi
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
Pertemuan Dwi Hartono dan Ken Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Bahas Bantu Palsu Rekening |
![]() |
---|
Imbas Minta Rp200 Ribu Dikasih Kakak Cuma 10.000, Adik Bakar Rumah, Sering Dimanja Orangtua |
![]() |
---|
Ulah Bajing Loncat Tak Sadar Maling 40 Pasang Seragam TNI, Celana Tentara Dijual Rp 15.000 |
![]() |
---|
Bukan Tak Mau Ikut Joget, Pasha Ungu Singgung Sadar Kamera Ketika Anggota DPR Bergoyang |
![]() |
---|
Masih Ingat Nenek Reja Tertatih Datangi Sidang Didakwa Rugikan Rp718 M? Divonis Bebas di Usia 93 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.