Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kabupaten Kediri

Tiga Tahun Menjabat, Bupati Mas Dhito Melejitkan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Kediri

Tiga tahun menjabat, Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito telah melejitkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Kediri.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Pemkab Kediri
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, Kabupaten Kediri mengalami peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dari tahun ke tahun, Rabu (28/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Melia Luthfi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kabupaten Kediri mengalami peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dari tahun ke tahun.

Terlebih, tiga tahun terakhir saat dipimpin oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana

Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Kediri di angka 72,05 terus bertumbuh menjadi 73,96 di tahun 2023.

Angka tersebut melampaui capaian provinsi 73,38 dan nasional sebesar 73,55 di tahun lalu. 

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kediri, Solahudin mengatakan beberapa indikator yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan IPM di Bumi Panjalu tersebut. 

Di antaranya adalah peningkatan di sektor pendidikan, kesehatan, serta kenaikan angka perkapita masyarakat Kabupaten Kediri.

“Kenaikan IPM diindikatori oleh bidang pendidikan dan kesehatan yang mengalami kenaikan secara signifikan” katanya, Rabu (28/2/2024).

Di sektor pendidikan, lanjutnya, rata lama sekolah juga berdampak pada peningkatan IPM di Kabupaten Kediri. Di mana di tahun 2020 angka rata sekolah Kabupaten Kediri 8,02 dan membaik menjadi 8,24 di tahun 2023. 

Terobosan Mas Dhito, sapaan Hanindhito Himawan Pramana dalam membuat boarding school di Kabupaten Kediri juga berdampak langsung terhadap IPM.

Baca juga: Bupati Mas Dhito Wujudkan Kabupaten Kediri Sehat Lewat Kemudahan Akses Pelayanan Kesehatan

Pasalnya, terdapat masyarakat miskin di setiap kecamatan bisa meneruskan jenjang sekolah ke tingkat menengah atas. 

Sebagaimana diketahui, 130 siswa di boarding school angkatan pertama ini mulanya memiliki keterbatasan biaya sekolah.

Oleh karenanya, diharapkan angka lama sekolah di tiap tahun bisa bertambah. 

Di sisi lain, bantuan pembiayaan sekolah juga dilakukan bupati muda berusia 31 tahun tersebut melalui beasiswa GNOTA. Yang mana penerima sudah mencapai 9.053 anak hingga akhir tahun lalu. 

“Selain itu, Mas Dhito juga mempunyai kebijakan penambahan sekolah di blank zone. Tahun ini dimulai dari SMP 2 Ngasem,” terangnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved