Berita Lifestyle

Terjun ke Desain Busana Muslim, Lisa Indrayanti : Ada Tantangan Tersendiri

Terjun ke Desain Busana Muslim, Lisa Indrayanti : Ada Tantangan Tersendiri

|
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Nurika
Busana muslim koleksi Drupadi Roemah Batik Heritage yang diperagakan di Mufway 2024 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Merespon berkembangnya dunia fesyen muslim atau yang dikenal modest wear di Indonesia, brand fesyen Drupadi turut menghadirkan koleksi busana muslim pertamanya.

Setelah 12 tahun fokus pada batik dan tenun, Drupadi Roemah Batik Heritage mengeluarkan busana muslim sebagai pilihan jelang lebaran nanti. Busana kali ini tetap dengan karakter sentuhan batik.

“Kita tampil mengeluarkan koleksi khusus muslim, masih ada batik, menaruh Rama - Shinta paling tidak masih ada (karakter) Drupadi di sini,” ungkap Founder Drupadi Roemah Batik Heritage Lisa Indrayanti ditemui belum lama ini.

Koleksi busana muslim perdananya kali ini, didominasi warna-warna kuat seperti hitam, merah dan gold atau kuning keemasan.

Lisa melanjutkan, untuk pemilihan bahan menggunakan lace, tule, santili, swarosvki dan payet-payet. 

Bahan-bahan tersebut dipadukan dengan batik, tenun, sarong dari Jawa sampai Makasar.

Desainer Surabaya ini menyebut, selama perjalanan di dunia mode, Drupadi konsisten dalam mengenalkan dan mengeluarkan desain batik berkolaborasi modern kekinian.

Baca juga: Desainer Riris Ghofir Gabungkan Gaya Timur Tengah dan Indonesia untuk Busana Idul Fitri

Lisa menyebut, menghadirkan busana muslim memiliki tantangan tersendiri. Ia mengaku turut mendalami desain-desain busana muslim.

 “(Busana muslim) keren. Saya mendalami banget. Ternyata harus begini, rambutnya seperti ini, tantangannya justru itu. Selain ada pahala saat mendesain busana muslim,” ungkapnya.

Koleksi terbaru ini terdiri dari 10 tampilan busana. Dalam mendesain busana tersebut, diakui ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalkan terkait penggunaan aksesoris kepala yang menutup rambut.

“Saya ingin para muslimah bersinar. Temanya 1001 malam, bukan berarti seribu material jadi satu tetapi banyaknya material dijadikan satu sampai hampir tak terlihat tetapi ada kesan bagus,” ungkapnya.

Material, cutting, styling dan warna juga disebut sangat berpengaruh dalam memilih busana yang dapat digunakan setiap saat dan selamanya (ever lasting) maupun untuk silaturahmi lebaran.

“Stylenya juga khas karena ada khimar keluar,” tutupnya

Baca juga: Busana Lebaran ala Kerajaan Inggris Rancangan Gita Orlin, Tampilkan Sisi Elegan Menawan Tetap Mewah

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved