Bayi Kembar Siam di Tulungagung
Jadi Kasus Langka, RSUD dr Iskak Tulungagung Tangani Bayi Kembar Siam Dempet Bokong,'Siap Dipisah'
RSUD dr Iskak Tulungagung tengah menangani bayi kembar siam dempet bokong berjenis kelamin laki-laki.
Penulis: David Yohanes | Editor: Sudarma Adi
"Sebelum usia itu, bayi disarankan dalam perawatan RSUD dr Iskak. Tugas kami bersama tim dokter adalah menjaga bayi sampai siap saat operasi pemisahan," ucap dr Kasil.
Sesuai arahan RSUD dr Soetomo Surabaya, RSUD dr Iskak akan melakukan pemeriksaan kondisi bagi lebih detail lagi.
Pemeriksaan ini untuk memastikan organ apa saja yang lengket menjadi satu, atau memang hanya ada satu.
Hasilnya akan menjadi informasi untuk penanganan dan rencana operasi pemisahan kelak.
Nantinya operasi pemisahan ini akan dilakukan oleh RSUD dr Soetomo yang sudah punya pengalaman pemisahan kembar siam.
RSUD dr Iskak telah menyiapkan satu tim dokter untuk menangani bayi ini, terdiri dari dokter spesialis anak, spesialis bedah anak, spesialis bedah plastik, spesialis anestesi, spesialis radiologi dan spesialis mikrobiologi.
"Selain itu ada satu paket tim perawat yang kami siapkan. Ada juga tim penunjang, seperti apoteker dan gizi," papar dr Kasil.
Namun yang masih menadi kendala dari sisi pembiayaan.
Meski kedua orang tua bayi ikut kepesertaan BPJS Kesehatan Kelas 1, namun klaim yang bisa dilakukan berdasarkan diagnosa.
Diagnosa kedua bayi ini mempunyai klaim sekitar Rp 1,5 juta, sehingga RSUD dr Iskak mencari solusi pembiayaan.
"Tapi yang pasti kami punya tanggung jawab moral untuk menjaga bayi ini sampai nanti siap dioperasi," pungkas dr Kasil.
Bayi kembar siap ini lahir lewat operasi caesar saat usia kandungan 38 minggu.
Kedua bayi ini mempunyai berat 5,1 kg dengan kondisi sangat baik, berdasar indikasi skor apgar 8-9-10.
Saat lahir kedua bayi juga langsung menangis
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.