Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilgub Jatim 2024

Isyarat PAN Geser Emil Dardak? Kode Ahmad Rizki Sadig di Depan Khofifah: Mudah-mudahan Dilirik

PAN berubah pikiran soal 'pendamping' Khofifah? Posisi Emil Dardak bisa tergeser? Senyuman Zulkifli Hasan jadi sorotan.

Editor: Hefty Suud
KOLASE TribunJatim.com/Yusron Naufal - PAN Jatim
Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig harap kader dilirik Khofifah Indar Parawansa. Isyarat mau geser posisi Emil Dardak sebagai 'pendamping'? 

TRIBUNJATIM.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) mulai beri kode soal pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2024.

Sebelumnya pasrah dengan pilihan Khofifah Indar Parawansa, kini partai yang diketuai Zulkifli Hasan (Zulhas) tersebut mulai memberi isyarat ingin geser posisi Emil Dardak.

Diketahui, Emil Dardak merupakan calon kuat pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2024.

Apalagi Emil Dardak pernah mendampingi Khofifah Indar Parawansa memimpin Jawa Timur pada periode 2019-2024.

Demokrat pun kini kembali merokemdasikan duet Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig menyebut pihaknya akan berada di garda terdepan dalam pemenangan Khofifah di Jawa Timur.

"Kita tetap mendukung ibuke arek-arek Jawa Timur, yaitu Ibu Khofifah," kata Rizki saat acara Halalbihalal dan Rakorwil persiapan Pilkada 2024 yang digelar PAN Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (30/4/2024).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Khofifah yang duduk di kursi VIP tampak tersenyum mendengarkan pernyataan tersebut.

Rizki lantas mengungkapkan rekomendasi PAN kepada Khofifah telah diberikan pada awal Desember 2023 lalu, sebelum Pileg 2024 berlangsung.

Dukungan PAN kepada Khofifah ditegaskan sudah bulat sampai saat ini.

"Apalagi kalau wakilnya dari PAN, mudah-mudahan dilirik," ungkapnya.

Baca juga: PDIP Siapkan Calon Penantang Potensial Khofifah Indar Parawansa, Tingkat Elektabilitas akan Diukur

Baca juga: Khofifah Beri Bocoran 3 Parpol yang Susul Beri Rekom di Pilgub Jatim 2024: Ada Warna Merah Putih

Sementara itu, Zulhas mengaku sudah mengenal Khofifah sejak lama.

Bahkan, menurutnya eks Gubernur Jawa Timur itu merupakan bagian dari PAN.

Zulhas juga berujar bahwa Khofifah dianggap sudah sukses sebagai kepala daerah.

"Kita tahu betul beliau bekerja sungguh-sungguh untuk memajukan masyarakat Jawa Timur," tutur Zulhas.

Selain itu, ia memastikan bakal all-out atau mendukung penuh upaya untuk memenangkan Khofifah di Pilkada Jawa Timur.

Hanya saja, PAN belum memutuskan siapa sosok yang akan mendampingi perempuan berusia 58 tahun itu.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah tokoh Jawa Timur, saat ditemui seusai acara Halal Bihalal dan Rakorwil persiapan Pilkada 2024, yang digelar PAN Jatim di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (30/4/2024).
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah tokoh Jawa Timur, saat ditemui seusai acara Halal Bihalal dan Rakorwil persiapan Pilkada 2024, yang digelar PAN Jatim di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (30/4/2024). (TribunJatim.com/Yusron Naufal)

Sekalipun nama Emil Dardak mulai banyak diisukan sebagai kandidat cawagub mendampingi Khofifah.

Menurut Zulhas, nama cawagub masih dalam proses, apalagi tahapan Pilkada masih memungkinkan untuk dilakukan pembahasan.

"Nanti kan pendaftaran itu Agustus. Kalau untuk Bu Khofifah (rekomendasi dukungan) sudah sejak awal," tegas Zulhas.

Baca juga: Kekuatan PKB dan PKS Lawan Khofifah di Pilgub Jatim 2024, Cak Imin Bebas Tentukan Calon Gubernur

PAN serahkan keputusan pada Khofifah

Khofifah hingga saat ini sudah mengantongi dukungan sejumlah partai politik.

Selain PAN, Ketua Umum Muslimat NU itu juga mendapat tiket pencalonan dari Gerindra, Demokrat dan Golkar.

PAN menegaskan bahwa belum ada pembicaraan resmi di internal koalisi terkait nama calon wakil gubernur.

Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur, Windiarto Kardono, mengungkapkan bahwa sampai saat ini, pembahasan mengenai nama calon wakil gubernur, termasuk Emil, belum dilakukan secara spesifik di internal koalisi.

PAN menganggap bahwa segala sesuatunya masih dinamis, terlebih lagi dengan potensi masuknya partai baru ke dalam koalisi yang masih terbuka lebar.

"Sehingga, belum ada pembicaraan spesifik dan definitif diantara parpol koalisi," kata Windi saat dikonfirmasi, Minggu (28/4/2024).

Khofifah hingga saat ini sudah mengantongi dukungan sejumlah partai politik.

Selain PAN, Ketua Umum Muslimat NU itu juga mendapat tiket pencalonan dari Gerindra, Demokrat dan Golkar.

Windi menyebut, masing-masing partai masih berupaya menyodorkan usulan nama cawagub masing-masing.

Baca juga: Nasib PKB Jika PDIP Berpaling, Ini Alasan Partai Cak Imin Ogah Usung Khofifah di Pilkada Jatim 2024

Misalnya, Gerindra menyodorkan nama Anwar Sadad, Ketua DPD Gerindra Jatim sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Timur.

Sementara kader Golkar mendorong nama Sarmuji, Ketua DPD Golkar Jatim yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. Lalu Demokrat terus mendorong nama Emil Dardak.

PAN juga tak mau ketinggalan untuk mengusulkan nama Ahmad Rizki Sadig, Ketua DPW PAN Jatim sekaligus anggota DPR RI.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah Muslimat NU dan seluruh masyarakat NU untuk kerja keras dan merajut kembali persaudaraan pasca diumumkannya putusan MK terkait Pilpres 2024. 
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah Muslimat NU dan seluruh masyarakat NU untuk kerja keras dan merajut kembali persaudaraan pasca diumumkannya putusan MK terkait Pilpres 2024.  (TribunJatim.com/Fatimatuz Zahroh)

Sebagai ketua partai, Windi menyebut Rizki turut berpeluang untuk digandeng Khofifah.

"Tapi memang sampai sekarang belum ada pembahasan nama cawagub," jelas Windi.

Bagi Windi, pembahasan cawagub memang belum mendesak dilakukan.

Mengingat sejumlah parpol diluar koalisi saat ini, diketahui membuka peluang bergabung sebagai pengusung Khofifah.

PDI Perjuangan dan PPP beberapa waktu lalu secara terbuka menyebut tengah menjajaki peluang kerjasama dengan Khofifah.

"Sehingga, usulan dan pembahasan nama cawagub akan dilakukan oleh koalisi yang sudah definitif yakni parpol yang sudah pasti akan bersama-sama mengusung Bu Khofifah untuk Pilgub Jatim 2024," ungkap Windi.

Dalam proses rembuk bareng nama cawagub, PAN Jatim masih memegang prinsip yang sama.

Yakni kesetaraan semua parpol pengusung dalam mengusulkan nama pendamping Khofifah.

"Namun, keputusannya akan kami serahkan sepenuhnya kepada Bu Khofifah.

Biar beliau yang menentukan. Apapun keputusan Bu Khofifah, PAN akan all out memenangkan," ujar Windi.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Berita tentang Pilgub Jatim 2024 lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved