Pilgub Jatim 2024
Rayuan PAN dan PDIP ke Khofifah Soal 'Pendamping' Pilgub Jatim 2024, Ancaman Buat Emil Dardak
Rayuan PAN dan PDIP ke Khofifah Indar Parawansa soal pendampingnya di Pilgub Jawa Timur. Geser Emil Dardak.
TRIBUNJATIM.COM - Khofifah Indar Parawansa hingga kini menjadi sosok calon Gubernur terkuat dalam Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2024.
Tujuh partai politik diprediksi bakal usung Khofifah Indar Parawansa.
Diketahui, Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PAN telah menyuarakan dukungan untuk Khofifah Indah Parawansa.
Khofifah Indah Parawansa pun ungkap ada tiga partai politik baru yang akan bergabung dengan koalisinya.
Sosok pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2024 pun jadi sorotan.
Posisi Emil Dardak yang pernah mendampingi Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jatim 2019-2024 pun terancam.
PAN kini mulai rayu Khofifah Indar Parawansa agar kadernya dilirik.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang santer dikabarkan bakal bergabung pun mulai sodorkan kader terbaiknya.
Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig menyebut pihaknya akan berada di garda terdepan dalam pemenangan Khofifah di Jawa Timur.
"Kita tetap mendukung ibuke arek-arek Jawa Timur, yaitu Ibu Khofifah," kata Rizki saat acara Halalbihalal dan Rakorwil persiapan Pilkada 2024 yang digelar PAN Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (30/4/2024).
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Khofifah yang duduk di kursi VIP tampak tersenyum mendengarkan pernyataan tersebut.
Rizki lantas mengungkapkan rekomendasi PAN kepada Khofifah telah diberikan pada awal Desember 2023 lalu, sebelum Pileg 2024 berlangsung.
Dukungan PAN kepada Khofifah ditegaskan sudah bulat sampai saat ini.
"Apalagi kalau wakilnya dari PAN, mudah-mudahan dilirik," ungkapnya.
Baca juga: PKB Sembunyikan Sosok yang Bakal Diusung di Pilgub Jatim, Khofifah: Rahasia Tak Rahasia Terserah
Baca juga: Khofifah Indar Parawansa akan Fokus Pilgub Jatim 2024 Bersama Emil, Ogah Lirik Kursi Menteri Prabowo
Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan, partainya memiliki banyak stok kader sebagai pendamping Khofifah Indar Parawansa.
Namun kader PDIP akan diajukan setelah adanya titik temu dengan Indar Parawansa.
"Jika nanti kami berbicara dengan para partai politik dan mbakyu Khofifah ada titik temu, maka stok kami untuk calon wakil gubernur yah banyak," kata Said, Selasa (9/4/2024).
Proses penentuan nama kader PDIP yang akan diusung dilakukan melalui mekanisme berjenjang.
PDIP akan terlebih dahulu melakukan penjaringan.
Kemudian nama-nama yang dipilih akan dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
"Kan tidak semudah kemudian si A, si B. Berpartai tidak seperti itu di PDIP," ujarnya.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini mengakui sudah bertemu dengan Khofifah.

"Saya menemui dengan ihtiram, dengan hormat Ibu Khofifah karena kami respek kepada Ibu Khofifah dan pembicaraan kami sangat cair, sangat lancar dengan Ibu Khofifah," ucap Said.
Said mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya membahas banyak hal dengan Khofifah, mulai dari ekonomi nasional hingga kondisi geopolitik.
"Itu kami bahas dengan lancar dan nyaman dengan Mbak Khofifah," ujarnya.
Baca juga: Gerakan Bawa Tanah PKB untuk Menang Pilgub Jatim 2024, Cak Imin: Kalau Ketahuan Khofifah Bahaya
Dalam pertemuan itu, dia juga bertanya apa kira-kira langkah yang akan diambil Khofifah dalam lima tahun ke depan.
"Begitupun sebaliknya, mbakyu memandang PDIP seperti apa. Karena kami pingin berpartner dengan Ibu Khofifah," ucap Said.
Namun, dia menjelaskan bahwa belum ada ikatan apapun antara PDIP dengan Khofifah terkait Pilgub 2024.
Sebab, Said menuturkan, PDIP menyadari Khofifah telah direkomendasikan Partai Demokrat, Gerindra, Golkar, dan PAN.
"Maka kami pun akan berbicara dengan Golkar, Gerindra, dengan PAN, dengan Demokrat. Itu akan kami ajak bicara termasuk dengan kawan seiring kami PPP," imbuhnya.
Baca juga: Isyarat PAN Geser Emil Dardak? Kode Ahmad Rizki Sadig di Depan Khofifah: Mudah-mudahan Dilirik
Khofifah Bentuk Koalisi Gemuk
Khofifah Indar Parawansa akan membentuk koalisi gemuk di Pilgub Jawa Timur.
Ada tujuh Parpol kemungkinan akan mengusung Khofifah Indar Parawansa.
Ketujuh parpol di luar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Khofifah mengaku ada tiga parpol baru akan segera bergabung.
Ketiga parpol itu di luar dari Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PAN.

“Ada tiga parpol yang sudah membuka komunikasi dengan kami, selain empat parpol yang sudah memberikan rekom," ujar Khofifah, Selasa (30/4/2024).
Namun Khofifah belum ingin membocorkan ketiga parpol yang memberikan rekomendasi.
Ia hanya memberikan petunjuk bahwa salah satunya ada yang warna hijau dan satu lagi warna merah putih.
“Pokoknya setelah surat rekom turun saja dilanjut wawancaranya. Supaya enak ngomongnya. Saya rasa dari pihak partainya satu per satu juga akan segera mengumumkan,” tandas Khofifah.
Jika tiga parpol yang menyusul memberikan surat rekom sudah mengumumkan secara resmi, maka Khofifah dipastikan akan mendapatkan tujuh rekomendasi parpol.
Ini akan menjadi koalisi besar dan menyisakan segelintir parpol saja.
Hal ini seolah makin meyakinkan masyarakat bahwa Khofifah sejauh ini menjadi bacalon Gubernur Jatim terkuat dan belum ada lawan maupun nama tandingan yang muncul.
“Kita tetap ikhtiar semaksimal mungkin, yang semua dikoordinasikan terus dan semakin intens,” tegas Khofifah.
Lebih lanjut saat ini publik juga mulai berspekulasi terkait cawagub yang akan membarengi Khofifah di Pilgub Jatim 2024.
Bahkan diakui Khofifah memang sejauh ini banyak pihak yang selalu menanyakan akan kah maju kembali bersama Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2024.
Khofifah menegaskan bahwa sejauh ini dirinya masih merasa sangat nyaman berpartner dengan sosok Emil Dardak.
“Saya merasa nyaman dan produktif dengan Pak Emil. Rasa Nyaman itu penting. Dan produktif juga sanga penting. Maka kami mohon doa panjenengan semua agar apa yang sudah kami lakukan dan yang akan kami lakukan ke depan bisa memberikan berkah manfaat bagi semua,” tandasnya.
Sebab diakui Khofifah bahwa di Jatim masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan meski begitu banyak prestasi dan capaian yang telah diraih.
Prestasi serta kemajuan Jatim hanya bisa diraih jika semua elemen saling bergandengan tangan dan bersinergi secara harmoni.
Perolehan Suara Jawa Timur
1. PKB 4.517.228 suara (27 kursi)
2. PDI-P 3.735.865 suara (21 kursi)
3. Partai Gerindra 3.589.052 suara (21 kursi)
4. Partai Golkar 2.314.685 suara (15 kursi)
5. Partai Demokrat 1.872.353 suara (11 kursi)
6. Partai Nasdem 1.820.211 suara (10 kursi)
7. PAN 1.319.563 suara (5 kursi)
8. PKS 1.307.657 suara (5 kursi)
9. PPP 978.008 suara (4 kursi)
10. PSI 551.051 suara. (1 kursi)
Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024
27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;
24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;
27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;
27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;
22 September 2024: Penetapan pasangan calon;
25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
27 November 2024: pelaksanaan Pemungutan suara;
27 November-16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com
Berita tentang Pilgub Jatim 2024 lainnya
Khofifah Indar Parawansa
Pilgub Jawa Timur
Pilgub Jatim 2024
Emil Dardak
Tribun Jatim
TribunJatim.com
Segini Sisa Anggaran Pilgub Jatim 2024 yang Dikembalikan KPU ke Kas Daerah: Sudah Rampung |
![]() |
---|
Khofifah-Emil Ikuti Gladi Kotor Pelantikan, Sebut Latihan Baris-berbaris Simbol Bariskan Program |
![]() |
---|
Jalani Tes Kesehatan Jelang Pelantikan, Gubernur dan Wagub Jatim Terpilih dalam Kondisi Sehat |
![]() |
---|
Pekan Depan Dilantik, Khofifah-Emil Diminta Langsung Gaspol, DPRD Jatim: Tak Perlu Waktu Transisi |
![]() |
---|
NasDem Jatim Siap Kawal Kepemimpinan Khofifah-Emil, Sektor Pendidikan dan Kesehatan Jadi Atensi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.