Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilgub Jatim 2024

Akhirnya PKB Mau Dukung Khofifah di Pilgub Jatim 2024? Cak Imin Beri 1 Syarat: Kami Sambut Baik

Akhirnya PKB buka pintu kepada Khofifah Indar Parawansa untuk Pilgub Jatim 2024. Cak Imin sebut syarat: kami sambut dengan baik.

Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak lagi ngotot melawan Khofifah Indar Parawansa. Cak Imin ungkap satu syarat untuk sang petahana. 

Empat partai sudah memberikan rekomendasi kepada Khofifah Indar Parawansa yaitu Golkar, Demokrat, PAN, dan Gerindra.

Tiga partai lainnya akan diumumkan setelah Khofifah Indar Parawansa menerima rekomendasi tertulis.

Terbaru PKB dan PDIP sudah mengisyaratkan akan mendukung Khofifah Indar Parawansa.

PKB masih membuka pintu untuk Khofifah asalkan mendaftar dalam penjaringan terbuka.

Sementara PDIP belum lama ini, kembali melempar sinyal penjajakan dengan Khofifah.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah Muslimat NU dan seluruh masyarakat NU untuk kerja keras dan merajut kembali persaudaraan pasca diumumkannya putusan MK terkait Pilpres 2024. 
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah Muslimat NU dan seluruh masyarakat NU untuk kerja keras dan merajut kembali persaudaraan pasca diumumkannya putusan MK terkait Pilpres 2024.  (TribunJatim.com/Fatimatuz Zahroh)

"Ya kalau PDIP dan PKB merapat ke Bu Khofifah, pertarungan Pilgub langsung selesai," kata Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (5/5/2024).

Baik PKB maupun PDIP merupakan deretan partai besar di Jawa Timur yang hingga saat ini belum menentukan pilihan.

PKB diketahui merupakan partai pemenang kursi di DPRD Jatim sebagaimana hasil Pemilu 2024 dengan total 27 kursi.

Sementara PDIP merupakan runner up dengan capaian 21 kursi.

Bagi Sarmuji, jika dua partai ini bisa bergabung ke koalisi Khofifah maka sangat berpotensi Pilgub diikuti calon tunggal.

Sebab mayoritas partai pemilik kursi DPRD bisa berada dalam satu gerbong yang sama.

Potensi calon tunggal terbuka, terlebih jika tidak ada pasangan yang mendaftar di jalur perseorangan atau independen.

Meski demikian, koalisi gemuk tentu saja akan membuat perebutan kursi wakil gubernur menjadi semakin ketat.

Namun, Sarmuji menolak anggapan demikian.

Sebab, kesepakatan antar parpol ditegaskan juga bakal bermuara pada pandangan Khofifah untuk memilih pasangan yang tepat nantinya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved