Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Gresik

Pagar Jebol Imbas Gempa, 20 Rusa Kabur dari Penangkaran di Bawean Gresik, Ada yang Mati

Pagar penangkaran rusa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik rusak akibat gempa bumi yang melanda pada bulan Maret lalu. Akibatnya, 20 rusa Bawean kabur

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Pagar penangkaran rusa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik rusak akibat gempa bumi yang melanda pada bulan Maret lalu. Akibatnya, 20 rusa Bawean kabur dan beberapa diantaranya mati. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pagar penangkaran rusa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik rusak akibat gempa bumi yang melanda pada bulan Maret lalu. Akibatnya, 20 rusa Bawean kabur dan beberapa diantaranya mati.

Rusa Bawean (Axis Kuhlii) diketahui merupakan jenis rusa endemik yang menjadi maskot Asian Games 2018 lalu.

Penangkaran Rusa Bawean berada di Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik.

Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) 11 BKSDA Pulau Bawean, Nur Syamsi, menuturkan, gempa dengan kekuatan 6,5 magnitudo telah sebabkan pagar penangkaran jebol dan miring ke bawah sekitar 50 meter.

Jebolnya pagar dampak gempa, membuat sebanyak 20 rusa Bawean kabur dari penangkaran.

Syamsi sapaan akrabnya menambahkan, bahwa dari total 26 rusa yang ada di penangkaran, 20 di antaranya kabur, sementara 6 rusa lainnya mati akibat stres yang dialami pasca-gempa.

Baca juga: Nasib Pemburu Rusa dan Burung Merak di TN Baluran, Ternyata Anggota Perbakin, Ngaku Ingin Buru Babi

"Sekarang sebanyak dua rusa kritis, akhirnya mati karena stres," ujarnya, Sabtu (11/5/2024).

Terkait upaya perbaikan pagar penangkaran masih terkendala oleh keterbatasan anggaran.

Saat ini sebagai upaya pelindungan rusa, telah diberikan jaring sebagai alternatif sementara.

"Karena pagarnya terbuka, rusa di penangkaran dikejar anjing, stres semua, hingga kondisi kritis dan mati," ungkap Syamsi.

Baca juga: Pakai Kapal Basarnas, Pemprov Jatim Berangkatkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Bawean

Sampai saat ini, pihaknya, masih berkoordinasi dengan BKSDA Jatim dan Taman Safari Indonesia (TSI) untuk mendapatkan solusi terbaik.

“Atau alternatif lainnya, rencananya akan ambil rusa di Pantai Mombul. Dengan berkoordinasi bersama TSI,” tuturnya. 

Diketahui, di Pulau Bawean, ada dua pengkaran rusa. Pertama di Pudakit Timur dan kedua di Wisata Mombul

Baca juga: Lahir saat Gempa, Bayi di Pulau Bawean Diberi Nama Gempita, Proses Persalinan di Tenda Huntara

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved