Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Tukang Sampah Ditembak Airsoft Gun - Polres Gresik Tangkap Komplotan Pesilat

Berita Jatim terpopuler hari ini menyoroti tukang sampah di Surabaya, wanita asal Blitar, dan komplotan pesilat.

Editor: Olga Mardianita
Tribun Jatim
Berita Jatim terpopuler hari ini, Sabtu (25/5/2024): tukang sampah ditembak airsoft gun - polres gresik tangkap komplotan pesilat. 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini adalah berita Jatim terpopuler hari ini, Sabtu (25/5/2024).

Segmen berita terpopuler kali ini menyoroti tiga peristiwa di Jawa Timur yang menarik atensi para pembaca Tribun Jatim.

Pertama, tukang sampah di Surabaya ditembak airsoft gun oleh pengemudi misterius.

Hal ini tak hanya sekali. Sebelumnya, sopir truk juga pernah mendapat tembakan tersebut.

Kedua, wanita asal Blitar dirudapaksa oleh seorang pria saat mencari kerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

Pelaku melakukan itu lantaran tak mau korban ke luar negeri.

Ketiga, komplotan pesilat di Gresik ditangkap polisi.

Penangkapan tersebut berkaitan dengan pengeroyokan seorang pemuda hingga tewas.

Lebih lanjut, simak berita Jatim terpopuler hari ini di bawah ini!

1. Cerita Tukang Sampah di Surabaya Ditembak Airsoft Gun Dikira Diberi Sedekah, Pelaku Pakai Mobil

Kusharto (61) petugas sampah di permukiman Babatan, Wiyung, Surabaya, menjadi korban penembakan airsoft gun dari pengemudi mobil misterius sepulang membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dekat Waduk Unesa, Surabaya. 

Aksi teror penembakan airsoft gun tersebut, sebelumnya meneror para sopir truk di kawasan Tol Surabaya.

Kejadian tersebut sempat viral pada beberapa hari lalu, hingga akhirnya membuat Tim Jatanras Polda Jatim turun tangan. 

Kejadiannya, sekitar pukul 04.00 WIB, pada Selasa (21/5/2024), saat Kusharto baru saja membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) permukimannya. 

Kusharto yang sedang berjalan di kawasan bibir gang permukiman bersebelahan 'Warkop Oren Babatan Wiyung Surabaya, sekonyong-konyong didekati oleh sebuah mobil diduga bermerek Toyota Avanza berbodi warna hitam.

Baca juga: Kesaksian Sopir Truk yang Ditembak Airsoft Gun di Tol Surabaya, Pelaku Pakai Mobil Pajero Hitam

Kusharto (61) petugas sampah di permukiman Babatan, Wiyung, Surabaya, menjadi korban penembakan airsoft gun dari pengemudi mobil misterius sepulang membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dekat Waduk Unesa, Surabaya
Kusharto (61) petugas sampah di permukiman Babatan, Wiyung, Surabaya, menjadi korban penembakan airsoft gun dari pengemudi mobil misterius sepulang membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dekat Waduk Unesa, Surabaya (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Lalu, jendela tengah sisi kiri bangku penumpang mendadak terbuka, dan terdapat seorang pria menodongkan senjata diduga airsoft gun berbentuk pistol tepat mengarah ke tubuh Kusharto. 

Lantas, si pria misterius tersebut menembaki tubuh Kusharto sisi kanan hingga mengalami luka memar berbetuk bulat berwarna merah kehitaman pada bagian dada dan perut. 

Bapak tiga anak itu semula mengira mobil yang bermanuver mendekatinya pada pagi hari itu, adalah pengendara yang bermaksud memberikan nasi bungkus sebagai sedekah 'mengalap' keberkahan. 

Sedekah dengan membagikan bungkusan makanan biasanya lumrah dilakukan sejumlah pengendara pada hari-hari tertentu. Dan ia mengaku sempat beberapa kali memperoleh nasi bungkus semacam itu, pemberian dari pengendara mobil. 

"Biasanya, kalau pagi ada orang kasih berkah (sedekah nasi bungkus), kan sering kalau pagi, kamis dan jumat.

Baca selengkapnya

2.  Cari Kerja TKW, Wanita Blitar Ditiduri Duda Beranak 3, Pelaku Hamili Biar Korban Tak Berangkat

Seorang wanita berinisial ER (22) asal Blitar menjadi korban rudapaksa.

Mulanya ia pergi ke Kota Malang untuk mencari lowongan kerja TKW (tenaga kerja wanita).

Namun hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pria berinisial HK (33), seorang duda beranak tiga.

HK nekat merudapaksa wanita tersebut karena ingin menghamili supaya ER tak berangkat jadi TKW.

ER datang dari tempat asalnya, Blitar, ke Kota Malang pada Rabu (8/5/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, tersangka dan korban sudah saling mengenal.

Korban bercerita kepada tersangka bahwa ada permasalahan akta kelahiran.

Seorang wanita berinisial ER (22) asal Blitar menjadi korban rudapaksa. Pelaku ialah duda beranak tiga.
Seorang wanita berinisial ER (22) asal Blitar menjadi korban rudapaksa. Pelaku ialah duda beranak tiga. (KOMPAS.com)

Baca juga: Oknum Polisi Kabur Setelah Hamili Pacar, Bripda MS Malah Menikah dengan Wanita Lain, Ending Apes

Tersangka menawarkan kepada korban untuk mengantarkannya ke Blitar.

Namun, pelaku menjemput korban menggunakan sepeda motor di Indomaret Arjosari sekitar pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya, saat di perjalanan mampir ke rumah teman tersangka yang berada di Blimbing, Kota Malang.

Pada saat di rumah, teman tersangka mengajak korban melihat pertunjukan jaranan/bantengan dan korban menyetujuinya.

"Kemudian tersangka melihat pertunjukan jaranan/bantengan sampai selesai sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis (9/5/2024)," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, pada Jumat (24/5/2024), dikutip dari Kompas.com.

Kemudian, korban mengajak tersangka mengantar langsung ke Blitar

Baca selengkapnya

3. Polres Gresik Tangkap Komplotan Pesilat yang Keroyok Pemuda hingga Tewas, 3 Pelaku Ditetapkan DPO

Satreskrim Polres Gresik mengamankan enam orang pesilat yang mengeroyok SW (20) asal Krian, Sidoarjo hingga tewas. Tiga orang masih dalam pencarian.

Kasus pengeroyokan ini terjadi pada Minggu (19/5) dinihari, di depan warung Hamas, Desa Banjaran, Driyorejo, Gresik

Korban SW dikeroyok dan dikepruk botol kaca hingga mengalami geger otak dan koma selama beberapa hari di rumah sakit.

Korban mendapatkan perawatan di RS Petrokimia di Driyorejo, kemudian mendapatkan perawatan intensif di Surabaya dan menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (23/5/2024) dinihari.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, para tersangka dari perguruan silat sudah diamankan.

Awal mulanya anggota Opsnal Polres Gresik mendapatkan informasi terkait adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan. Selanjutnya melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi-saksi.

Baca juga: Sweeping, Gerombolan Pesilat di Gresik Serang Pemuda dengan Beringas hingga Korban Koma dan Tewas

Para pesilat yang tewaskan pemuda Sidoarjo diringkus Satreskrim Polres Gresik, Jumat (24/5/2024).
Para pesilat yang tewaskan pemuda Sidoarjo diringkus Satreskrim Polres Gresik, Jumat (24/5/2024). (TribunJatim.com/Willy Abraham)

Kemudian pada hari Minggu tanggal 19 Mei 2024 Anggota Opsnal Polres Gresik telah berhasil mengamankan terduga tersangka di rumahnya masing-masing.

Adapun enam pelaku yang diamankan yakni,  CDP (18) NRE (19) MNA (19). Ketiganya asal Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kemudian, EG (19) dan ADS (18) keduanya asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik. Dan satu orang merupakan Anak di Bawah Umur (ABH).

Barang bukti yang diamankan satu buah botol, 4 buah handphone, 2 jaket hoodie dan 2 kaos.

"Enam orang tersangka sudah kami amankan, terdiri dari lima orang dewasa dan satu anak di bawah umur," ucapnya.

Tidak sampai disitu, polisi masih memburu pelaku lainnya yang saat ini tengah melarikan diri. Satreskrim Polres Gresik telah mengantongi tiga tersangka lain yang berstatus DPO.

Baca selengkapnya


----

Berita Jatim dan berita seleb lainnya.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved