Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Tulungagung

Sempat Terhenti karena Pandemi Covid-19, Lomba Bertutur Tingkat SD/MI di Tulungagung Kembali Digelar

Sempat terhenti karena pandemi Covid-19, lomba bertutur tingkat SD/MI di Tulungagung kembali digelar. Lomba untuk meningkatkan minat baca anak-anak.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung menggelar lomba bertutur tingkat SD/MI, Rabu (19/6/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung menggelar lomba bertutur tingkat SD/MI, Rabu (19/6/2024).

Lomba ini merupakan satu di antara upaya Pemkab Tulungagung untuk meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak.

Sebab untuk bisa bertutur, anak-anak harus lebih dulu membaca buku.

"Sejak dini anak-anak diajar untuk membaca dan memahami apa yang dibaca. Lalu menyampaikan kembali apa yang dibaca," ujar Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno.

Lanjut Heru Suseno, saat ini minat baca anak-anak di Kabupaten Tulungagung di angka 67,7 persen.

Angka ini cukup tinggi untuk tingkat anak-anak.

Selain memacu minat baca, prestasi bertutur juga berguna untuk memudahkan para siswa memilih sekolah yang diinginkan.

"Selain kebanggaan dan hadiah yang disiapkan, prestasi ini mempermudah para siswa nanti untuk mencari sekolah," katanya.

Selain buku-buku fisik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga menyiapkan perpustakaan digital.

Baca juga: Dari Hobi Baca Komik DC, Arek Malang Sukses Buat Action Figure yang Diminati Pasar Mancanegara

Sebab seiring perkembangan zaman, gawai telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Perpustakaan digital dibuat untuk memudahkan mengakses media baca lewat gawai masing-masing.

"Buku tetap menjadi sarana mendapatkan bahan bacaan. Namun teknologi digital tetap harus dimanfaatkan," tegas Heru Suseno.

Anak-anak dibebaskan memilih tema cerita yang dibawakannya.

Lomba bertutur ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, namun terhenti karena pandemi Covid-19.

Kini lomba kembali dilaksanakan sebagai upaya mendorong budaya membaca di kalangan siswa SD/MI.

"Jadi ini lomba bertutur pertama setelah pandemi Covid-19," pungkas Heru Suseno.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved