Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kabupaten Malang

Dari Hobi Baca Komik DC, Arek Malang Sukses Buat Action Figure yang Diminati Pasar Mancanegara

Berawal dari hobi membaca komik DC, arek Malang sukses berbisnis membuat action figure yang diminati pasar mancanegara.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Pembuat action figure asal Malang, Mikhael Yusak Wirawan saat menunjukkan action figure yang dibuatnya, Selasa (4/6/2024). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Berawal dari hobi membaca komik DC dan Captain America, membuat Mikhael Yusak Wirawan bergelut menjadi pembuat patung karakter tokoh film atau dikenal dengan nama action figure.

Saat ditemui di rumahnya yang terletak di Jalan Anila, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), pria berusia 37 tahun itu tengah sibuk membuat action figure.

Diketahui, keahlian membuat action figure telah digeluti sejak tahun 2016 dan telah menghasilkan ribuan karya.

Untuk action figure yang dibuatnya, merupakan karakter superhero dari Marvel, DC, hingga karakter superhero nasional seperti Gundala dan Gatotkaca.

Di samping itu, ia juga mengerjakan pesanan Intellectual Property (IP), atau semacam maskot dari berbagai instansi.

"Saat ini, saya juga dipercaya oleh rumah produksi film nasional Bumilangit untuk menggarap action figure Gundala dan Gatotkaca. Saya menggarap bagian kepala, efek tangannya, dan sepatu," bebernya kepada TribunJatim.com, Selasa (4/6/2024).

"Kalu bodi atau bagian tubuh, beli di negara lain. Setelah itu, nanti digabungkan," tambahnya.

Untuk IP, dirinya pernah mengerjakan pesanan untuk beberapa instansi perguruan tinggi di Kota Malang dan Kantor PDAM di Surabaya.

"Untuk IP ini, misal orang punya desainnya sendiri, kita buatkan action figurenya," tambahnya.

Dalam pekerjaannya itu, dirinya selalu dibantu dua kawannya. Di mana dua kawannya membuat diorama base atau latar dari action figure.

Baca juga: Resign setelah Jadi TKW 8 Tahun, Wanita Malang Kini Jadi Bos Importir, Omzet Rp184 Juta Tiap 3 Bulan

"Setelah jadi, biasanya saya posting di Instagram maupun Facebook. Dari situ, banyak orang luar negeri yang tahu produk saya," ujarnya.

"Dan karya-karyanya itu, hampir 80 persen dipasarkan ke luar negeri seperti Amerika, Inggris, Kanada, Singapura, Malaysia, Jepang, dan Taiwan," terangnya.

Dia juga menjelaskan proses pembuatan action figure atau IP.

Awalnya, didesain di komputer, lalu dicetak menggunakan printer 3 dimensi sebagai prototipe atau mastering.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved