Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tabrakan Maut Isuzu Elf di Tol Ngawi

4 Fakta Kecelakaan Maut Isuzu Elf vs Truk di Tol Solo-Ngawi, 5 Orang Tewas 1 Keluarga Besar Yayasan

Inilah fakta-fakta kecelakaan maut yang terjadi di Tol Solo-Ngawi. Lima orang tewas merupakan satu keluarga.

Kolase kompas.tv dan Tribun Solo
Sebuah minibus Isuzu Elf adu moncong dengan truk di Kilometer 497+800 B Jalan Tol Solo-Ngawi, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024). 

TRIBUNJATIM.COM - Sebuah minibus Isuzu Elf adu moncong dengan truk di Kilometer 497+800 B Jalan Tol Solo-Ngawi, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024).

Akibat kecelakaan maut itu, enam penumpang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Berikut fakta-fakta kecelakaan maut yang terjadi di Tol Solo-Ngawi, Sabtu, dikutip dari kompas.tv.

Baca juga: Melaju dari Surabaya, Isuzu Elf Tabrak Pantat Truk Muat Bata Ringan di Tol Solo-Ngawi, 6 Orang Tewas

1. Kronologi Kecelakaan

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi menjelaskan, kecelakaan bermula saat Elf yang berjalan dari arah timur Surabaya dengan tujuan akhir Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menabrak truk yang bergerak searah di depannya.

Kejadian nahas tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan maut ini.

"Tadi kami bersama unit TAA Polda Jateng itu melakukan olah TKP bersama stakeholder semuanya, pemangku jalan tol bersama-sama dengan kita. Kemudian untuk truk dan Isuzu elf sudah kita evakuasi sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut," jelas Petrus, dikutip dari Kompas.com.

Kecelakaan lalu lintas antara minibus Isuzu Elf dan sebuah truk di Tol Solo-Ngawi di Km 498+800 jalur B, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024).
Kecelakaan lalu lintas antara minibus Isuzu Elf dan sebuah truk di Tol Solo-Ngawi di Km 498+800 jalur B, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024). (ANTARA/HO-Relawan)

2. Jumlah Korban
 
Selain menyebabkan enam korban tewas, kecelakaan minibus Isuzu Elf vs truk di Tol Solo-Ngawi ini juga membuat 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Dari jumlah penumpang yang ada 22 orang termasuk sopir, 14 luka ringan, enam meninggal dunia, dan dua keadaan selamat," ungkap Petrus.

Saat ini, korban meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali.

Sementara korban lainnya ada yang dibawa ke RS UNS, dan RSUD Dr Moewardi Solo.

3. Sopir Diduga Mengantuk dan Penumpang Terlalu Banyak

Terkait dugaan penyebab kecelakaan, Petrus menduga sopir yang membawa minibus elf mengantuk.

Selain itu, ada kemungkinan jumlah penumpang yang dibawa melebihi kapasitas sehingga menyebabkan rem tidak berfungsi.

"Kita menduga ada beberapa hal. Pertama, waktu kejadian kita menduga mengantuk," ucapnya.

"Kedua, apakah overkapasitas sehingga mengakibatkan kurang berfungsinya daya kerja rem. Itu nanti akan kita kembangkan penyelidikan dan penyidikan dengan mengundang beberapa ahli," jelas Petrus. 

Baca juga: Kecelakaan di Ponorogo Usai Salat Jumat Libatkan 3 Kendaraan, Pikap Berhenti Setelah Tabrak Pohon

4. Lima orang meninggal adalah satu keluarga dan pemandu wisata

Kelima korban meninggal merupakan keluarga besar Yayasan Darul Falah, Kenjeran, Kota Surabaya.

Adapun identitasnya yakni:

1. Abdul Manan (69) yang merupakan pimpinan Yayasan di warga Kampung Kalilom Lor, RT 3, RW 3, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

2. Achmad Rofiuzein (26) anak bungsu dari Abdul Manan.

3. Rifatul Fatati (27) anak menantu Abdul Manan.

Dia merupakan suami dari korban Fahmi Muhammad (29) yang juga di RSUD Pandan Arang Boyolali.

4. Adiba Mulazima Fuadah Falah (4) adalah cucu Abdul Manan.

Korban merupakan anak dari pasangan Fahmi Muhammad dan Rifatul Fatati.

5. Abdurohim ( 9 bulan) cucu Abdul Manan yang lain. Ayah dan Ibu Abdurohim saat ini dirawat di RS UNS Solo.

Sementara pemandu wisata adalah Ahmad Fendi Ghozali (24).

Hal itu terlihat dari alamat korban yang tinggal di Dukuh Teken RT 1, RW 4, Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Nganjuk, Jawa Timur.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Kompas TV
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved