Berita Viral
Alasan Pria Tembak Kucing hingga Mati di Semarang Viral, Bukan Sekali Terjadi, Sosoknya Kini Terkuak
Alasan Imam menembak kucing gegara kerap menggigit burung merpati miliknya. Sosok penembak kucing kini terungkap.
Sementara itu, mengenai senjata air softgun miliknya, Imam mengaku mendapatkan benda tersebut dari temannya.
"Iya dapat dari teman saat bubarin tawuran," kata IP saat gelar perkara di Polrestabes Semarang,
Setelah ditangkap polisi, Imam diperiksa urinenya yang ternyata positif obat-obatan terlarang.
Atas perbuatannya ini, Imam dijerat Pasal 91B Jo Pasal 66 ayat (2) UU No. 41 Th. 2014 dan atau Pasal 406 ayat (2) dan atau Pasal 302 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara.
Bukan Pertama Kali Tembak Kucing
Terpisah, pemilik kucing, Putri Gustianingrum tidak menyangka kucing kesayangannya yang berbulu hitam itu ditembak mati oleh tetangganya.
Menurut Putri, Imam Prasetyo juga pernah menembak kucing lain miliknya.
Putri menyebut, kucing yang bernama Leo itu memang suka berteduh di bawah mobil milik pelaku.
Namun, Leo tidak pernah menerkam burung merpati, maupun buang kotoran sembarangan di tempat pelaku.
"Pengakuan pelaku sih gara-gara kucing saya sering buang kotoran sembarangan dan nerkam burung. Padahal Leo buang kotorannya pasti di kamar mandi," ujar Putri, dikutip dari Kompas.com, Selasa.
"Lagian di sini kan kucing banyak, barangkali bukan Leo yang buang kotoran sembarangan," tambahnya.
Sebelum menembak Leo, kata Putri, Imam Prasetyo pernah menembak kucing lain miliknya yang bernama Gembul.
Beruntung, saat itu Gembul berhasil melarikan diri sehingga masih hidup hingga saat ini.
"Nah yang Gembul warna oranye ini pernah ditembak kena bagian mata. Untungnya langsung lari, jadi nggak mati," tutur Putri.
Putri menyebut, sebetulnya dirinya dan keluarga sudah mengikhlaskan kematian kucingnya.
TribunJatim.com
viral di media sosial
sosok penembak kucing hingga mati
Tribun Jatim
Semarang
Jawa Tengah
TribunEvergreen
Imam Prasetyo
berita viral
jatim.tribunnews.com
Sosok Pasha Ungu Minta Tak Ada Lagi Ojol Dilindas Rantis Brimob: Sengaja atau Tidak, Tanggung Jawab |
![]() |
---|
Mardi Dagang Siomay Sambil Was-was di Lokasi Demo Bisa Dapat Rp 500.000, Apes Kalau Rusuh: Saya Lari |
![]() |
---|
Sosok Jerome Polin Ajak Tolak Tawaran Jadi Buzzer Rp150 Juta, Singgung Uang Rakyat dan Gaji Guru |
![]() |
---|
Warga Arak Sepasang Kekasih Jalan 2 Km, Pergoki Wanita Bawa Anaknya di Rumah Pria Lajang Usia 39 |
![]() |
---|
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.