Pilgub Jatim 2024

Khofifah Tegaskan Komitmen Jadikan SDM Perempuan Jatim Berkualitas Terbaik

Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-34 KH Anwar Nur di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur 2 Almurtadlo

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
Khofifah Tegaskan Komitmen Jadikan SDM Perempuan Jatim Berkualitas Terbaik 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-34 KH Anwar Nur di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur 2 Almurtadlo Bululawang, Malang.

Khofifah menyampaikan pentingnya penghormatan pada perempuan.

Kedatangan Khofifah disambut Pengasuh Ponpes An Nur 1 KH. Ahmad Fahrur Rozi serta
Pengasuh Ponpes An Nur 2 Al Murtadlo KH. Fathul Bari. Sebelum hadir di acara haul Khofifah
turut berziarah ke makam KH. Badruddin Anwar, Pendiri Ponpes An Nur 2, Bululawang, Malang.

Pada sambutannya Khofifah menceritakan kala pertemuannya dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, Al-Ma’ali Al-Imam Al-Akbar Al-Ustad Prof. Dr. Ahmed Al- Tayeb.

Baca juga: Khofifah-Emil Siapkan Tokoh Kuat dan Berpengaruh Masuk Timses, Ada Eks Gubernur, Kiai hingga Gen Z

Khofifah menyampaikan penghormatan tinggi Grand Syekh Al-Tayeb terhadap kaum
perempuan.

"Grand Syekh Al-Tayeb begitu luar biasa menghormati perempuan dan beliau menyampaikan
bahwa penghormatan terhadap perempuan harus berseiring dengan upaya meningkatkan
kualitas SDM perempuan," ujar Khofifah di Ponpes An Nur 2 Al Murtadlo, Malang, Senin (16/9/2024).

Lebih lanjutnya dia memgatakan pemberdayaan SDM perempuan tentu harus terus berseiring
dengan upaya memuliakan perempuan. Karena pada dasarnya proses kehidupan kemanusiaan
di dunia ini terlahir dari seorang perempuan.

Bagi Khofifah hal demikian menjadi sangat penting terlebih di era modernisasi seperti sekarang
ini.

Baca juga: Relawan Khofifah-Emil Merambat ke Bojonegoro, Ikut Dukung Setyo Wahono-Nurul Azizah

Menurutnya pondok pesantren telah menjadi tumpuan untuk melahirkan SDM yang tidak
hanya pintar tapi juga benar.

"Dalem termasuk yang sangat dekat dengan Bu Hj. Nyai Sholihah Wahid Hasyim ibunda Gus
dur. Ibundanya Gus Dur ngartos dawuh pada saat hamil Gua Dur tiga kali sehari hatam Al
Quran. Maka lahirlah seorang KH. Abdurrahman Wahid," ujarnya.

"Riyadoh seperti ini biasanya yang berkesempatan adalah para Bu Nyai pengasuh pesantren
mereka yang sudah melakukan dengan penuh keteladanan," tambahnya.

Sementara Kiai Fathul Bari menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Khofifah dalam
acara haul kali ini. Sosok Khofifah sebagai pemimpin perempuan tentu telah banyak
menginspirasi khususnya bagi para santri.

"Allhamdulillah kami sangat berterima kasih atas kedatangan ibu Khofifah menghadiri acara
haul Almagfurllah KH. Anwar Nur ke-34," kata Kiai Fathul Bari di Malang.

Dia menambahkan keberadaan Khofifah menjadi dorongan semangat untuk terus memberikan
pendidikan berkualitas bagi ponpesnya khususnya para santri.

Semangat kepemimpinan Khofifah tentu menjadi kekuatan untuk bergerak bersama memberi kontribusi memajukan Jatim.

"Beliau sosok pemimpin yang berasal dari kalangan pesantren juga santri. Sehingga ini bisa
memotivasi santri untuk bisa semangat meniru beliau menjadi pemimpin," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved