Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Jamaah Islamiyah Telah Bubarkan Diri, Kini Minta Maaf Atas Teror Bom Bali hingga JW Marriott

JI sendiri tidak bisa menemukan dasar syar'i dari tindakan-tindakan seperti pengeboman dan mutilasi manusia yang dilakukan.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
Abu Rusydan saat ditemui di kawasan Jakarta pada Senin (16/9/2024). 

Nuruzzaman pun mengapresiasi pendekatan deradikalisasi yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri atas pembubaran organisasi tersebut.

"Kami mengapresiasi Densus 88 AT Polri atas capaiannya, deradikalisasi dan soft approach yang berhasil hingga Jamaah Islamiyah membubarkan diri dan kembali ke pangkuan NKRI," kata Nuruzzaman dalam siaran pers yang dikutip, Minggu (7/7/2024).

Nuruzzaman berharap, Densus 88 dapat terus mengawal proses deradikalisasi ini hingga sampai akar rumput simpatisan JI.

Pria yang karib disapa Bib Zaman ini meminta mereka untuk dikawal untuk kembali ke NKRI jangan sampai seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Para petinggi JI sudah menyatakan bahwa selama ini mereka khilaf dan paham mereka salah. Saya kira sikap tegas JI untuk kembali ke NKRI patut diapresiasi, tidak ngambang seperti HTI,” kata Zaman.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved