Pilgub Jatim 2024

Pedagang Pasar di Surabaya Pilih Khofifah: Orangnya Tulus dan Ikhlas

Gelombang dukungan besar terus hadir untuk Calon Gubernur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa untuk Pilgub Jatim 2024.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
Pedagang Pasar di Surabaya Pilih Khofifah: Orangnya Tulus dan Ikhlas 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelombang dukungan besar terus hadir untuk Calon Gubernur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa untuk Pilgub Jatim 2024. Salah satu dukungan besar datang dari para pedagang Pasar Keputran Surabaya yang menginginkan Khofifah bisa lanjut pimpin Jatim dua periode.

"Ibu Khofifah orangnya tulus dan ikhlas. Pilihan terbaik buat kita," kata Adi Hidayat seorang pedagang sayur Pasar Keputran di Surabaya, Kamis (10/10/2024).

Pasangan dari Calon Gubernur Emil Elestianto Dardak datang dan bertemu langsung dengan para pedagang Pasar Keputran, Surabaya. Bahkan sudah sejak dini hari Khofifah hadir menyapa pedagang, sembari membeli sejumlah sayur dan aneka bumbu masakan.

Karenanya dia mengungkapkan begitu senang dengan kehadiran Khofifah yang datang langsung menyapa dan bercengkrama dengan para pedagang. Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga membeli dagangan sayuran milinya.

"Alhamdulillah dihampiri Khofifah, senang bisa ketemu. Pokoknya coblos nomor 2," kata Adi di Surabaya.

Baca juga: Potensi Menang di Pilgub Jatim 2024, Cagub Khofifah Punya Sumber Daya Elektoral Melimpah

Lanjutnya dia menambahkan Khofifah pantas menjadi pilihan karena sudah terbukti mampu memimpin Jatim pada periode pertama. Khofifah menurutnya layak dipilih juga karena orang asli kelahiran Surabaya.

"Khofifah orang asli Surabaya, kita pilihnya nomor 2," ujarnya.

Sementara pedagang pasar Keputran lainnya, Sumartini mengungkapkan, Khofifah menjadi pilihan yang baik bagi warga Jatim pada saat ini. Terlebih pribadi Khofifah dinilainya mau menemui bersentuhan langsung dengan para pedagang yang banyak berlatar masyarakat kecil.

"Ibu Khofifah jadi yang terbaik. Terima kasih ibu Khofifah semoga lancar dan sehat terus," ungkap Sumartini menambahkan.

Di sisi lain, Khofifah menyampaikan ketegasan komitmennya terhadap keberadaan pasar tradisional termasuk Pasar Keputran ini. Bahkan dirinya siap bekerjasama dengan Wali Kota Surabaya untuk terus menjaga eksistensi pasar tradisional demi terus menggerakkan roda ekonomi rakyat kecil.

"Roda ekonomi di sini bergerak dari mulai sore, malam sampai pagi. Pasar induk akan tetap menjadi rujukan dari pasar-pasar lain baik yang di Surabaya maupun luar Surabaya,” ujar Khofifah.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved