Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ivan Pengusaha Surabaya Nangis Buat Keluarga Malu Imbas Paksa Siswa Sujud Menggonggong: Ampuni Saya

Ivan diketahui sempat membuat video permintaan maaf usai viral memaksa siswa sujud dan menggonggong. Ia nangis karena membuat keluarga malu.

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Mujib Anwar
Twitter (x)/@LexWu_13 via Tribunnews
Ivan diketahui sempat membuat video permintaan maaf usai viral memaksa siswa sujud dan menggonggong. Ia nangis karena membuat keluarga malu. 

Ivan tiba di Polrestabes Surabaya sekira pukul sekira pukul 17.21.

Hingga saat ini, belum diketahui tujuan keberangkatan Ivan di Bandara Juanda.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto ditanya soal itu memilih tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Dirmanto juga menjelaskan soal isu kedekatan Ivan dengan polisi.

Pihaknya mengingatkan publik untuk tidak menggiring ke hal lain dan fokus penanganan perkara.

"Kami fokus menangani kasus ini, jadi jangan digiring ke hal-hal lain. Fokuskan perhatian pada penanganan perkara ini. Saya minta teman-teman wartawan juga fokus. Jangan cari-cari informasi di luar itu," kata Dirmanto.

Dirmanto juga enggan memberi komentar saat ditanya tentang rumor yang menyebut Ivan sebagai seorang markus (makelar kasus).

Baca juga: Gurita Bisnis Ivan Pengusaha Surabaya yang Jadi Tersangka karena Suruh Siswa Sujud dan Menggonggong

Ivan disebut-sebut sering membantu orang-orang yang ditangkap, terutama dalam kasus judi online, agar tidak dipenjara dengan imbalan sejumlah uang. 

Informasi tersebut pertama kali muncul dari akun X (Twitter) @faridhcrb.

Terbaru, rekening milik Ivan Sugianto kini diblokir.

Rekening Ivan diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

Pemblokiran itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kamis (14/11/2024).

"Ya (rekening) dia kami blokir," kata Ivan Yustiavandana, dikutip dari Tribunnews.

Selain Ivan, ia menyebut pihaknya juga turut memblokir sejumlah rekening terkait klub hiburan malam milik Ivan.

"Rekening Ivan dan pihak-pihak terkait terdeteksi sebelumnya adanya aktivitas ilegal, TPPU (tindak pidana pencucian uang)," tegasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved