Berita Mojokerto

Pesona Desa Wisata Cavendish di Mojokerto, Bakal Dilengkapi Food Court Bertabur Kuliner Khas Daerah

Masyarakat terus mengembangkan perkebunan pisang cavendish di Dusun Sumber Kenanga, Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Mohammad Romadoni
Perkebunan pisang cavendish Desa Gading, Kabupaten Mojokerto, Minggu (1/12/2024) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Masyarakat terus mengembangkan perkebunan pisang cavendish di Dusun Sumber Kenanga, Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur.

Pengembangan kebun pisang itu dilakukan untuk meningkatkan hasil panen, seiring membludaknya pesanan pisang cavendish di pasar lokal.

Tak hanya itu, ke depan desa wisata cavendish semakin bersolek dengan pengembangan kebun pisang, yang bakal disulap menjadi wisata desa dengan dilengkapi wisata edukasi, food court bertabur kuliner khas Mojokerto.

Pengelola Bumdes Gading, Irwan mengatakan pengembangan kebun pisang cavendish saat ini dalam proses pembangunan untuk desa wisata yang dilengkapi tempat kuliner ala Majapahitan.

"Kita kembangkan desa wisata Cavendish, yang nantinya dilengkapi food court. Kita buat wisata buatan untuk mendukung perkebunan pisang sesuai potensi Desa Gading," ungkap Irwan, Minggu (1/13/2024).

Pembangunan desa wisata cavendish terus dikebut ditargetkan selesai pada akhir 2024, sebelum pergantian tahun baru. Adanya desa wisata ini dengan harapan dampaknya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga: Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan di Banyuwangi, Harga Stabil dan Banyak Peminat

Dirinya berharap desa wisata cavendish dapat menggaet wisatawan dengan kolaborasi dengan Pemda, terlebih Desa Gading berada dekat dari kawasan situs cagar budaya, seperti Candi Tikus, Candi Bajang Ratu dan museum Trowulan.

"Kita target pembangunan wisata desa Cavendish selesai akhir tahun ini. Pengembangan kita lebih wisata buatan, dekat dengan wisata cagar budaya Trowulan harapannya bisa mendatangkan wisatawan. 
Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya karena mayoritas dikelola warga," kata Irwan.

Ia mengungkapkan pihaknya menonjolkan wisata edukasi dan wahana rekreasi keluarga dengan perpaduan perkebunan pisang dan olahan makanan berbahan cavendish, termasuk sejumlah kuliner khas Mojokerto.

Perkebunan pisang yang melibatkan warga setempat juga mengolah pisang cavendish menjadi makanan, seperti kue bolu, aneka keripik, sale pisang dan lainnya.

"Produk unggulan desa wisata tetap pisang cavendish, misalnya nanti ada pengunjung keluarga membawa anak nanti bisa renang dan orangtuanya kita jaring ke food court maupun olahan makanan berbahan pisang cavendish," pungkasnya.


Tanam 3000 Bibit Pohon Pisang Cavendish

Pengembangan kebun pisang cavendish di Desa Gading akan diperluas pada tahun 2025 nanti.

Dikatakan Irwan, pihaknya akan mengembangkan ribuan pohon pisang cavendish dengan menyewa lahan, yang berada persis di lahan TKD Desa Gading.

Sedangkan saat ini, kurang lebih  sebanyak 1.500 pohon pisang cavendish yang ditanam di lahan TKD tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved