Berita Pacitan

Jalan Ponorogo-Pacitan Ambles, Digerus Sungai Grindulu Hingga 50 Meter, Dishub Minta Hati-hati

Jalan Raya Ponorogo-Pacitan ambles sepanjang 50 meter. Tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan km 233 masuk Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo

istimewa
Jalan Raya Ponorogo-Pacitan ambles sepanjang 50 meter. Tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan km 233 masuk Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan ambles 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Jalan Raya Ponorogo-Pacitan ambles sepanjang 50 meter. 

Tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan km 233 masuk Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan ambles. 

Jalan provinsi tersebut tergerus aliran Sungai Grindulu. Kerusakan infrastuktur itu hampir memakan separo badan jalan. 

Pantauan  di lokasi UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim wilayah Pacitan sudah memasang police line.

Tujuannya agar pengguna jalan berhati-hati. Apalagi ketika malam, lantaran di lokasi tidak ada lampu penerangan. 

Baca juga: Jalan Ambles di Jalur Malang-Blitar sudah Terjadi 2 Kali, Warga Diimbau Berhati-hati Saat Melintas

Selain itu, satu alat berat dari UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim telah ada di lokasi. Untuk mempercepat proses pemasangan bronjong guna menahan badan jalan. 

Arus lalulintas juga dialihkan untuk kendaraan bertonase di atas 7 ton.Selain itu, kendaraan yang melintas mesti bergantian. 

Baca juga: Terus Diguyur Hujan, Jalur Malang-Blitar di Selorejo Ambles dan Rawan Longsor

“Kalau 7 ton ke atas dilarang melintas sementara dan dialihkan via Wonogiri atau Trenggalek,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Pacitan Djoko Putro Utomo, Sabtu (7/12/2024),

Sedangkan untuk kendaraan roda empat diberlakukan satu jalur. Dia meminta  kerjasama semua pihak untuk mengikuti arahan. Terlebih untuk yang melintas. 

Baca juga: Niat Jahat Pelaku Pencurian Bobol Toko di Pacitan, 3 Toko Hendak Dibobol, 2 Gagal

“Ini penting untuk mencegah risiko tambahan di lokasi longsor. Roda empat bergantian tidak bisa dua jalur,” kata mantan Camat Tegalombo Pacitan ini.

Dia mengingatkan pengendara tetap waspada. Mengingat potensi longsor susulan akibat aktivitas Sungai Grindulu yang masih tinggi. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved