Berita Gresik
Labroratorium Kesehatan Masyarakat Gresik Resmi Didirikan, Dibekali Berbagai Fasilitas Canggih
Gedung dua lantai tersebut telah diresmikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik di jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo nomor 702
Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Netwrok, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) resmi berdiri di Kabupaten Gresik.
Gedung dua lantai tersebut telah diresmikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik di jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo nomor 702, Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Gedung ini terlihat megah, proses pembangunannya menelan anggaran Rp 5,3 miliar, Gedung Labkesmas Gresik diharapkan bisa menjadi sumber baru pendapatan daerah.
Gedung tersebut sebelumnya bernama Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Namun tahun 2024 ini muncul nomenklatur baru dari Kementerian Kesehatan RI sehingga berganti nama menjadi Labkesmas.
Untuk diketahui, Labkesmas Gresik memiliki berbagai fasilitas canggih. Di lantai pertama difokuskan untuk pelayanan klinis, seperti pemeriksaan hematologi, urinalisis, pengambilan spesimen, hingga layanan biomolekuler.
Baca juga: Curi Motor di Gresik, Kakak Beradik asal Bangkalan Babak Belur Dihajar Warga, Diseret
Sementara lantai kedua didedikasikan untuk pemeriksaan lingkungan, termasuk pengujian sampel kimia dan mikrobiologi air serta analisis binatang pembawa penyakit (BPP).
Pembangunan gedung ini menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024. Nilainya sebesar Rp 5,3 miliar.
"Sesuai spesifikasi seharusnya gedung Labkesmas ini 3 lantai, namun karena anggaran tidak mencukupi sehingga tahun ini baru bisa untuk membangun 2 lantai. Tahun mendatang bisa harapannya mendapat anggaran sehingga bisa dilanjutkan 3 lantai," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr Mukhibatul Khusnah.
Baca juga: Pengelolaan TUKS Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Pelabuhan Sehat dari Kementerian Kesehatan
Gedung Labkesmas Gresik ini merupakan salah satu proyek strategis tahun 2024. Selama proses pembangunan, Dinkes mendapat pendampingan dari Tim Pengawalan dan Pengamanan Proyek Strategis Daerah (PPSD) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, mulai dari perencanaan, tender hingga pelaksanaan proyek.
Tim PPSD, kata Khusnah, selalu membantu, membimbing mengawal dan berdiskusi hingga proyek selesai. Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Hresik juga turut mengawal kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik dan tepat waktu.
Baca juga: Ngenes Tukang Servis AC asal Sidoarjo Merugi Jutaan, Motor Terbakar di Gresik saat Perjalanan Pulang
Selain menjadi laboratorium lingkungan dan klinis, Labkesmas Gresik juga berpotensi memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi layanan laboratorium. Bahkan target pendapatannya sudah dipatok.
Menurut Khusnah, tarif retribusi sudah diatur dalam regulasi, dan target pendapatan akan disetor ke pemerintah daerah.
Baca juga: BLP Properti Launching Permata Lokavazza di PPS Gresik, Harga mulai Rp 400 jutaan
"Selama ini layanan di sini dikenai tarif, ke depan kami juga sedang membangun komunikasi untuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar layanan ini semakin terjangkau oleh masyarakat,” imbuhnya.
6 Wisata Pantai di Gresik, Terbaru Pantai Hippo, Tawarkan Hamparan Pasir Putih hingga Hutan Mangrove |
![]() |
---|
3 Kecelakaan Besar di Gresik dalam Seminggu, Salah Satunya Tewaskan 7 Orang, Rombongan Jemaah Umrah |
![]() |
---|
BPJS Ketenagakerjaan Gresik Gelar Sosialisasi Program Perlindungan Pekerja |
![]() |
---|
Terungkap Motif Perampokan di Perum De Naila Gresik, Berawal Pelaku Gadaikan Perhiasan ke Korban |
![]() |
---|
Program Industri Mengajar Tahap 3, PT Smelting Bekali Siswa 5 SMK di Gresik Hadapi Dunia Kerja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.