Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Telanjur Bayar Admin Rp2 Juta, Sukoso Gagal Dapat Bantuan Rp10 Juta usai Dichat Perusahaan Abal-abal

Seorang lansia gagal dapat bantuan Rp10 juta viral di media sosial. Padahal ia telanjur bayar biaya admin sebesar Rp2.250.000.

via Tribun Pontianak
ILUSTRASI UANG. Seorang lansia gagal dapat bantuan Rp10 juta viral di media sosial. Padahal ia telanjur bayar biaya admin sebesar Rp2.250.000. 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang lansia gagal dapat bantuan Rp10 juta viral di media sosial.

Padahal ia telanjur bayar biaya admin sebesar Rp2.250.000.

Namun ternyata lansia tersebut hanya menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh perusahaan abal-abal.

Kasus ini menimpa lansia bernama Sukoso (64).

Sukoso merupakan warga Sidomulyo, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Gara-gara tergiur bantuan uang puluhan juta, Sukoso tertipu oleh orang yang tidak dikenal di media sosial berupa WhatsApp, Kamis (2/1/2024) sore.

Baca juga: Bos Rental Gagal Naik Haji usai Ditembak Prajurit TNI, Pandangi Anak Sambil Pegang Luka: Ayah Gapapa

Kejadian tersebut terjadi saat Sukoso aktif menggunakan media sosial dan kemudian menerima chat dari seseorang yang mengaku dari perusahaan swasta.

"Pada intinya, mau dikasih bantuan tapi harus bayar admin dulu," ujar Aceng, anggota keluarga korban kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Sabtu (4/1/2024) siang, dikutip dari Tribun Cirebon.

Jadi, modusnya kemungkinan korban akan diiming-imingi bantuan namun disuruh untuk membayar admin terlebih dahulu.

"Tapi, setelah membayar admin dan transfer ke orang itu, sampai sekarang bantuannya tidak cair," katanya.

Menurutnya, Sukoso mempercayai iming- iming bantuan tersebut karena ada beberapa bukti yang dilihat resmi.

"Seperti ada surat resi pembayaran pajak dan lainnya itu ada. Pokonya, pihak perusahaan yang mengaku dari CAR itu meyakinkan. Tapi, begitu sudah transfer, bantuan yang ditunggu tunggu tidak cair," ucap Aceng.

Sementara untuk jumlah bantuan yang ditawarkan itu lebih dari Rp 10 juta, namun tergantung biaya admin yang dikirim. 

"Sedangkan kemarin, biaya admin yang dikirim totalnya sebesar Rp 2.250.000. Makanya, kita ingin kejadian ini viral kalau memang benar penipuan," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, dia berharap ada itikad baik dari terduga pelaku penipuan untuk segera mengembalikan uang Sukoso.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved