Berita Viral

Wisatawan Pemilik Vila Dirudapaksa Remaja di Air Terjun, Pelaku Mengancam saat Beraksi

Wisatawan asal Jakarta menjadi korban rudapaksa seorang remaja di Bali. Wisatawan itu merupakan seorang wanita berinisial S (27).

Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar YouTube WISATA PULAU BALI
Air terjun Labuhan Kebo, Buleleng, Bali - Wisatawan asal Jakarta menjadi korban rudapaksa di air terjun 

TRIBUNJATIM.COM - Wisatawan asal Jakarta menjadi korban rudapaksa seorang remaja di Bali.

Wisatawan itu merupakan seorang wanita berinisial S (27).

Saat peristiwa terjadi, ia sedang mengunjungi air terjun Labuan Kebo di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Namun, di lokasi tersebut S malah jadi korban rudapaksa.

Baca juga: Pimpinan Rumah Tahfidz 10 Kali Rudapaksa Santrinya, Modus Panggil Korban ke Rumah Malah Digendong

S yang merupakan warga Jakarta Selatan (Jaksel) diketahui memang punya vila di Desa Munduk, dan beberapa bulan terakhir kerap berkunjung untuk memantau pekerjaan pembangunan vila. 

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng.

Dalam laporan itu, korban diduga diperkosa oleh seorang remaja berinisial GD (17).

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Buleleng.

"Kejadiannya itu tanggal 8 Januari 2025 sekitar pukul 16.00 Wita di sekitar Air Terjun Labuan Kebo, Desa Gobleg," ujarnya, dikonfirmasi Jumat (17/1/2025).

Ia mengungkapkan, awalnya korban sedang membuat konten mempromosikan vila yang lokasinya di sekitar air terjun tersebut.

"Korban datang untuk meng-endorse vila yang masih dalam tahapan pengerjaan. Korban datang bersama pacarnya, seorang WNA (warga negara asing)," ucap dia.

Setelah itu, S mengunjungi Air Terjun Labuan Kebo.

Ia berangkat sendiri dan tidak ditemani oleh pacarnya.

Di air terjun itu, korban kebetulan bertemu dengan pelaku yang sedang memancing.

"Pelaku diminta tolong korban untuk memfoto dirinya dengan handphone korban," kata Darma.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved