Berita Madura
Kaki Dilewati Ular Piton, Penjual Rujak Tahu di Sampang Syok Panggil Warga, Evakuasi Dramatis
Mina (35), penjual rujak tahu di Jalan Imam Ghozali, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura dibikin syok oleh seekor ular piton.
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Mina (35), penjual rujak tahu di Jalan Imam Ghozali, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura dibikin syok dengan kemunculan seekor ular piton.
Mengapa tidak, ular bermotif batik dengan panjang sekitar 3 meter tersebut tiba-tiba melewati kakinya. Kemudian ular itu melingkar di bawah meja, di dalam warungnya.
Dengan rasa takut, Mina bergegas memanggil warga di sekitar, sekaligus menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sampang agar ular cepat dievakuasi.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi Dinas Damkar dan Penyelamatan Daerah Sampang, Maftuh Fathurrahman mengatakan bahwa, petugas Damkar Sampang langsung terjun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga pada pukul 06.02 wib, (18/5/2025).
Baca juga: Ular Piton 3 Meter Terjebak dalam Kandang Warga Ponorogo, Perut Besar Habis Mangsa Ayam
"Saat kami tiba di lokasi, ular ditemukan berada di bawah meja warung rujak tahu dengan posisi melingkar," ujarnya, Senin (20/1/2025).
Selama proses evakuasi, kata dia petugas Damkar sempat mengalami kesulitan sebab, posisi ular berada di bawah meja dan agresif. Bahkan, ular itu sempat memberikan ancaman kepada petugas.
"Pertama kami pegang ekornya. Tiba-tiba nyembur ingin menggigit," terangnya.
Setelah beberapa saat, petugas mengambil kayu untuk menekan kepala ular. Akhirnya ular tersebut ditarik ke luar lalu dimasukkan ke dalam karung.
"Sekitar lima belas menit baru ular bisa ditangkap setelah kami seret ekornya ke luar. Setelah berhasil dievakuasi baru kami bawa ke kantor," tutupnya.
Baca juga: Asyik Nonton TV, Warga Gresik Dikagetkan Suara Misterius dari Atap, Ternyata Ular Piton 4 Meter
| Massuri Tegang Antar Bupati ke Kantor Naik Becak, Dikira Dibayar Rp 100 Ribu Ternyata Sesuai Tarif |
|
|---|
| Demi Efisiensi, Pemkab Sumenep Terapkan WFH Dua Hari, ASN Juga Diminta Gunakan Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Terbakar Api Cemburu, Pak Kiai di Sampang Muntab, Nekat Bacok Pria Asal Pamekasan |
|
|---|
| Polisi Butuh Waktu Hampir 1 Tahun untuk Tangkap Buronan Kasus Narkoba Pamekasan |
|
|---|
| Ngerinya Kecelakaan Innova Tabrak Rush Saat Menyalip di Camplong Sampang, 5 Orang Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-ular-saat-melingkar-di-bawah-meja-penjual-rujak-tahu.jpg)