Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pelantikan Kepala Daerah di Jatim

Warsubi-Gus Salman Resmi Dilantik, Ini 8 Program Prioritas yang Bakal Sejahterakan Warga Jombang

Warsubi-Gus Salman resmi dilantik sebagai bupati dan wakil bupati, ini 8 program prioritas yang disebut bakal mensejahterakan warga Jombang.

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Pemkab Jombang
PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Bupati Jombang terpilih, Warsubi, dan Wakil Bupati Jombang terpilih, KH Salmanudin Yazid saat mengikuti gladi pelantikan kepala daerah di Jakarta, Rabu (19/2/2025). Mereka usung 8 program prioritas untuk majukan Kabupaten Jombang lima tahun ke depan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Puji Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Warsubi dan KH Salmanudin Yazid atau Gus Salman resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang periode 2025-2030 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Warsubi dan Gus Salman hadir di antara 481 kepala daerah seluruh Indonesia yang ikut dilantik serentak.

Nantinya setelah pelantikan, Wakil Bupati Jombang, Gus Salman akan langsung kembali ke Kabupaten Jombang.

Sementara Bupati Jombang, Warsubi akan tetap di Jakarta sampai tanggal 28 Februari 2025.

Bupati dan Wakil Bupati Jombang ini sangat dinantikan kiprahnya memimpin satu juta lebih masyarakat Kota Santri.

Pasangan ini menawarkan 8 program prioritas dalam visi 'Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.'

Dari data program kerja yang diterima TribunJatim.com pada Kamis (20/2/2025). Warsubi-Gus Salman menekankan 8 program prioritas.

Sebanyak 8 prioritas itu terdapat sub program yang nantinya akan menjadi pekerjaan Warsubi dan Gus Salman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang.

Program pertama bertajuk 'Membangun Desa dan Kota untuk Semua' dengan beberapa program seperti,
Program Membangun Desa Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar desa per tahun.

Lalu ada Program Kegiatan RT dengan alokasi Rp 5 juta per RT per tahun, Program Ketahanan Keluarga dengan alokasi Rp 1 juta per dasawisma per tahun.

Program Musrenbang berbasis segmentasi dan kelompok (milenial, petani, UMKM dan sebagainya), Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Terintegrasi (Integrated Public Space) berbasis kota dan kecamatan, Program Wifi Gratis Tingkat Desa dan Kelurahan.

Kedua, ada program bertajuk 'Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing' dengan program di antaranya, Program Sekolah dan Seragam Gratis (SD/MI, SMP/MTs), Beasiswa SMA/MA/SMK (swasta dan negeri), Beasiswa untuk Generasi Muda, Santri, Olahragawan, serta Budayawan Berprestasi.

Baca juga: 8 Program Quick Wins Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Wahono-Nurul Azizah

Lalu ada Beasiswa Pendidikan Dokter, Guru, Tenaga Kesehatan serta Peningkatan Pelayanan Kesehatan Gratis (Universal Health Coverage/UHC) untuk Masyarakat Tidak Mampu.

Dana Pperasional Posyandu, kemudian Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Angkatan Kerja Melalui Pelatihan, Workshop dan Balai Latihan Terkoneksi dengan Perusahaan/Unit Usaha.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved