Pelantikan Kepala Daerah di Jatim

Dilantik Pimpin Surabaya Periode Kedua, Eri Cahyadi segera Realisasi Janji Bangun Infrastruktur

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan akan segera merealisasikan sejumlah janji kampanye sejak tahun pertama menjabat.

Tayang:
Istimewa/TribunJatim.com
RESMI DILANTIK - Eri Cahyadi dan Armuji beserta istri masing-masing usai dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya periode 2025-2030, di Jakarta, Kamis (20/2/2025). Eri memastikan akan segera menggeber lima program prioritas di Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan akan segera merealisasikan sejumlah janji kampanye sejak tahun pertama menjabat.

Ada beberapa proyek infrastruktur prioritas yang mulai dikerjakan sejak tahun pertama periode kedua tersebut.

Wali Kota Eri merinci, ada beberapa proyek prioritas yang akan segera dikerjakan. Di antaranya, perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), pembagunan rumah sakit, saluran diversi di kawasan perbatasan, hingga pelebaran akses di kawasan Surabaya barat menuju luar kota.

Perbaikan Rutilahu mendesak mengingat antrean program 'dandan omah' ini sudah mencapai angka 7.789 unit.

Tahun ini, Pemkot Surabaya menargetkan perbaikan terhadap 2.069 unit dengan total anggaran sekitar Rp 72 miliar.

"Kami sudah meminta (data) kepada seluruh warga (soal) rumah tidak layak huni yang akan dibangun. Juga, terkait perbaikan kampung yang akan dibangun," kata Wali Kota Eri saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (22/2/2025).

Program tersebut melanjutkan perbaikan di 2024.

Tahun ini target perbaikan meningkat dibanding sebelumnya yang mana pada 2024 Pemkot Surabaya baru menganggarkan sekitar Rp 68,7 miliar untuk menggarap perbaikan 1.500 rumah.

Di sisi selatan Surabaya, pemkot juga berencana memulai pembangunan RSUD Surabaya Selatan.

Mencapai luas lahan 7.132 meter persegi, proyek ini berada di Jalan Mastrip Anggrek I, Karangpilang. 

Dimulai tahun ini, pemkot menganggarkan sekitar Rp 400 miliar untuk membangun rumah sakit yang memiliki layanan unggulan di bidang trauma center.

"Rumah sakit (yang dikelola pemkot) Surabaya ini belum ada yang khusus untuk menangani (korban) kecelakaan atau kejadian yang membuat trauma. Karena itu, di RSUD Surabaya Selatan nanti kami fokuskan ke trauma center," kata Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi yang juga Ketua Ikatan Keluarga Alumni IKA Institut Teknologi 10 November (ITS) Jatim ini.

Baca juga: Periode Kedua Pimpin Surabaya, Eri Cahyadi Berkomitmen Sukseskan Program Presiden Prabowo

Keberadaan RSUD Surabaya Selatan akan melengkapi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang dikelola pemkot.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah memiliki RSUD dr Soewandhie di Surabaya pusat, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di Surabaya barat, dan RSUD Eka Candrarini di Surabaya timur.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved