Pemkot Surabaya Siap Integrasikan Deep Learning dengan Konsep SAS di Sekolah
Pemkot Surabaya Siap Integrasikan Deep Learning dengan Konsep SAS di Sekolah, Perkuat Karakter dan Kolaborasi
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Ndaru Wijayanto
Menurutnya, deep learning akan mengajak siswa memahami sebuah konsep secara lebih komprehensif.
"Pintu pertama untuk melakukan learning yang mendalam itu adalah attention," ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dikutip dari laman resmi Kemendidasmen.
"Perhatian ini merupakan sebuah proses yang melibatkan panca indera manusia. Sehingga, kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan yang dimiliki menjadi pemantik rasa ingin tahu yang lebih jauh dalam proses belajar,” katanya.
Melalui hal itu, proses pembelajaran akan membuat siswa gembira ketika belajar.
“Deep Learning mendorong bagaimana belajar mampu memuliakan manusia dengan segala perbedaan kemampuan dan keahliannya,” tuturnya.
Tiga prinsip deep learning tersebut, di antaranya mindful atau proses dilakukan dengan penuh kesadaran. Seorang guru memberikan ruang kepada murid untuk menemukan cara yang efektif untuk mempelajari ilmu.
Prinsip kedua adalah meaningful atau proses menemukan makna dan menembus pada manfaat dari ilmu yang di ajarkan. Ketiga, yaitu joyful atau penghargaan atas raihan penemuan makna serta manfaatnya untuk masyarakat.
Menurutnya, Deep Learning akan berjalan sukses jika materi yang diajarkan tidak terlalu banyak. Menurutnya, materi yang didapat oleh peserta didik harus sesuai dengan ukuran kemampuan.
“Nilai harus melekat pada semua mata pembelajaran dan nilai menjadi makna utama dari proses pembelajaran. Oleh karena itu, selain aspek pengetahuan dan kemampuan, Deep Learning juga harus mengedepankan pentingnya nilai,” kata Menteri Mu’ti
| Sudah Sepekan Dibuka, Seleksi Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat, Pemkot Tunggu ASN Terbaik |
|
|---|
| Rekomendasi Laptop yang Dapat Menunjang Kebutuhan Hybrid Working Model |
|
|---|
| Bola Terpopuler: PSG Pagari Lucho Gaji Termahal hingga Rafael Leao Berubah Sejak AC Milan Scudetto |
|
|---|
| Perombakan Besar Kepala Sekolah di Ponorogo, Masih Ada 40 Sekolah Tanpa Nahkoda |
|
|---|
| Pilu Warga Bondowoso, Nekat Hendak Masuk Rumah yang Terbakar, Selamatkan Uang hasil Jual Anak Sapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Walikota-Surabaya-Eri-Cahyadi-didampingi-istri-meninjau-penyaluran-makanan-gratis.jpg)