Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Mudik Lebaran 2025

Peta Titik Rawan Kemacetan saat Mudik Lebaran 2025 di Malang, ini Antisipasi Polisi

Polres Malang memetakan titik rawan kemacetan selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 2025.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/LU'LU'UL ISNAINIYAH
GELAR APEL PASUKAN - Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo pimpin apel gelar pasukan Operasi Pekat Semeru 2025, Kamis (20/3/2025). Polres Malang petakan titik rawan kemacetan saat mudik lebaran Idul Fitri 2025. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang memetakan titik rawan kemacetan selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 2025.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Polres Malang telah menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 yang berlangsung mulai 23 Maret sampai 8 April 2025. Sebanyak 490 personel gabungan TNI-Polri serta intansi terkait.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha mengatakan, prediksi Kementerian Perhubungan RI, pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146 juta orang. Di antaranya 31,3 juta orang diprediksi masuk ke wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Tak Hanya Ingin Ambil Aset, Rektor UM Malang Sarankan Bangun Sekolah di Wilayah yang Belum Punya SMA

"Tidak menutup kemungkinan, pemudik melaksanakan liburan di wilayah Malang Raya seperti Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. Sehingga dapat terjadi adanya kepadatan arus lalu lintas," kata Gana, Kamis (20/3/2025).

Gana menyebutkan titik kemacetan saat lebaran Idul Fitri diprediksi terjadi di area tol Singosari, Tol Lawang, perbatasan Pandaan, kemudian di Slorok Kecamatan Kromengan mengarah ke Blitar.

Kemudian di wilayah utara prediksi kepadatan arus lalu lintas terjadi arah menuju Kota Batu. Serta kepadatan arus lalu lintas juga terjadi di tempat wisata seperti ke arah Bromo dan wisata Malang selatan.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus, Polres Malang telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, seperti one way system, contraflow, dan ganjil genap yang akan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan.

"Kami juga menyiapkan 1 posyan (Pos Pelayanan) dan 6 pospam (Pos Pengamanan). Pos ini sudah kita tentukan berdasarkan karakteristiknya terkait dengan trouble spot maupun black spot yang berada di wilayah Kabupaten Malang bagian utara, timur, barat, dan selatan," jelasnya.

Baca juga: Hasil Operasi Pekat Semeru 2025, Ada 1491 Botol Miras Dimusnahkan Polisi Malang

Ia menyebutkan, Posyan terletak di Pos Karanglo. Kemudian Pospam tersebar di Lawang, Karangploso, Tumpang, Kepanjen, Kromengan, dan Bantur.

Prediksi puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 27 Maret sampai dengan 30 Maret 2025. Sementara arus balik diprediksi terjadi paea 5 April sampai 7 April 2025.

"Untuk jumlah volume kendaraan yang masuk masih kira koordinasi dengan Jasa Marga, namun di jam-jam tertentu mulai dari jam 10.00 WIB sampai jam 14.00 WIB akan terjadi lonjakan," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved